Beranda > Regional > Viral Pelarangan Ibadah Di Rumah Cikarang Saat PSBB Berakhir Damai

Viral Pelarangan Ibadah Di Rumah Cikarang Saat PSBB Berakhir Damai

Bekasi-Pada Minggu pagi (19/4/2020), beredar video kegiatan ibadah di rumah yang dilarang oleh warga. Video ini viral di media sosial, dan menjadi sorotan publik di masa PSBB ini.

Kejadian yang tidak mengenakkan ini dirasakan keluarga Sihombing yang tinggal di Kampung Rawa Sentul, Kec. Cikarang Pusat, Kab. Bekasi. Saat melakukan ibadah hari Minggu di rumahnya, mereka dibubarkan oleh dua orang dari masyarakat setempat, pada hari Minggu (19/4/2020).

Arion Sihombing, anak dari Pak Sihombing menyampaikan perkembangan melalui akun Instagramnya. Pada status Instagram (IG) storynya, Arion menyampaikan bahwa persoalan ini sudah selesai dan menghasilkan kesepakatan yang baik dan meminta semua pihak untuk menerima kesepakatan ini.

Dengan mediasi yang disediakan Polres Bekasi, yang dihadirkan oleh Pak Hendra dan Pak Hibak, dihadiri oleh perwakilan NU dan FKUB, persoalan ini sudah selesai dan menghasilkan kesepakatan yang baik, kiranya kita boleh mengambil pelajaran dari kejadian ini untuk tetap bertoleransi apapun perbedaannya. Tetap positif ya teman-teman, saya berharap ini adalah jalan yang terbaik bagi kita umat beragama. Teruslah menjadi garam dan terang dimanapun kita berada. Allah memberkati,” tulisnya.

Melalui pesan Whatsapp yang redaksi dapatkan dari Arion Sihombing, didapat informasi bahwa pihak kepolisian pada malam hari tadi telah melakukan mediasi di antara kedua belah pihak. Dari pihak kepolisian hadir Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Hendra Gunawan, S.I.K., M.Si. dan Dir Intelkam Polda Metro Jaya, Kombes Hirbak Wahyu Setiawan. Mediasi tersebut juga dihadiri oleh NU, FKUB, dan kedua belah pihak yang bertikai.

“Salam damai. Semua sudah mencapai kesepakatan tanpa paksaan, dengan hitam diatas putih. Aku berharap ini jalan yang terbaik,” ucap Arion.

Sebelumnya dikatakan Arion, pihak keluarga ingin membawa ke jalur hukum. Namun, ayahnya berpikir ulang dan kemudian menyampaikan bahwa kejadian ini tidak boleh menjadi kebencian bagi setiap orang yang melihat. Sehingga pihak keluarga menahan diri tanpa memperpanjang ke jalur hukum.

“Pelajaran bagi kita semua bahwa kasih adalah solusi terbaik dari setiap permasalahan. Stay safe buat kita semua, dan terus positif. Tuhan memberkati,” pungkas Arion.

Baca juga  Studi Banding ke China, GMKI bertemu Dubes RI Bahas Pendidikan, Ekonomi, dan E-commerce

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Jokowi Saksikan Vaksinasi Massal di Rumah Ibadah, Termasuk Gereja Toraja Mamasa Sulbar

Mamuju Tengah – Program vaksinasi merdeka kerjasama POLRI dan Aminuddin Ma’ruf (Staf Khusus Presiden) telah …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: