Beranda > Nasional > News > Soal Pelanggaran Kode Etik Iing Andri Supriadi, Badan Kehormatan DPRD Masih Menunggu Kajian Anggota

Soal Pelanggaran Kode Etik Iing Andri Supriadi, Badan Kehormatan DPRD Masih Menunggu Kajian Anggota

Suaranesia.co PANDEGLANG,- Laporan Gerakan Pemuda Mekarsari ke Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang, Jumat (29/05) terkait sikap anggota DPRD Pandeglang Iing Andri Supriadi yang dinilai mengabaikan aspirasi masyarakat desa Mekarsari, kecamatan Bojong terkait jalan rusak, masih dikaji oleh semua Fraksi yang tergabung di internal Badan Kehormatan.

“Laporannya sudah masuk, ini sekarang masih menunggu hasil kajian dari teman-teman Badan Kehormatan yang lainnya. Jadi nanti akan di kumpulkan hasil kajiannya seperti apa. Nah nanti baru di putuskan dan keputusannya tergantung dari 4 anggota saya.” Kata Ketua Badan Kehormatan DPRD Pandeglang, Abdul Azis saat Mukhlas seorang pelapor mengkonfirmasi laporannya melalui sambungan telepon, seperti diterima redaksi, Kamis (04/06).

Anggota Komisi I DPRD Pandeglang itu juga menjelaskan, keputusan yang akan diambil oleh Badan Kehormatan terkait laporan Gerakan Pemuda Mekarsari soal Iing Andri Supriadi nantinya akan bersifat kolektif kolegial.

“Nanti masing-masing akan memberikan masukan, abis itu disimpulkan. Ini akan di kaji di internal badan kehormatan aja. Kan laporannya yang masuk itu atas nama Pak Iing Andri Supriadi. Saya juga saat ini sedang menunggu teman teman yang lain yah. Saya juga gak mau sembrono nanti saya nya yang kebablasan, makanya harus teliti, saya saja gak cukup. Kalau di dewan kan keputusannya kolektif kolegial ya artinya kalau pun saya sebagai ketua,” jelas Azis

Baca juga  GAMKI Jawa Tengah Ucapkan Selamat Untuk Kabaintelkam dan Kapolda Jawa Tengah Yang Baru

Seperti diketahui, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Pandeglang terdiri dari 5 anggota dewan, diantaranya terdiri dari Abdul Azis dari Fraksi PKS sebagai Ketua, Tubagus Khotibul Umam dari Fraksi Golkar, sebagai Wakil Ketua, dan Yasin B Sanaca dari Fraksi Gerindra, Endang Sumantri dari Fraksi Demokrat, Yadi Murodi dari Fraksi PDI Perjuangan sebagai anggota.

Sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, Iing Andri Supriadi itu viral di sosial media, lantaran seorang pemuda Desa Mekarsari bernama Mukhlas itu, mengupload chat pribadi antara dirinya dengan Iing. Dalam chat itu, Mukhlas mengeluh soal jalan rusak di kampungnya, dan Iing Andri Supriadi sebagai anggota DPRD meresponnya secara politis dan kembali mempertanyakan partai mana yang menang di desa Mekarsari pada saat Pileg 2019 lalu.

Selang beberapa hari setelah viral di sosial media, Gerakan Pemuda Mekarsari, Jumat (29/05) melaporkan Iing Andri Supriadi, Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Partai Demokrat itu ke Badan Kehormatan sekaligus menggelar aksi protes di kantor DPRD Kabupaten Pandeglang, atas dugaan melanggar kode etik sebagai pejabat negara serta mengabaikan aspirasi masyarakat soal jalan rusak di Desa Mekarsari.

Baca juga  KAPOLDA Bengkulu Brigjen Pol Drs. Coki Manurung SH, M. Hum Sambut Korwil II Pengurus Pusat GMKI SUMBAGSEL dan BPC GMKI Bengkulu Dalam Membangun Kerjasama Seminar Kebangsaan GMKI.

Namun, hingga berita ini diturunkan, Iing Andri Supriadi, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat itu telah memberikan klarifikasi di akun YouTube pribadinya. (kki)

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Jelang Hari Kesaktian Pancasila, Aktivis Lingkungan Minta Sri Mulyani Periksa Pajak Best Agro

Jakarta-Menyambut hari kesaktian Pancasila, Jaringan Aktivis Peduli Lingkungan Hidup (JAPHI) kembali menyoroti sengketa lahan yang …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: