Beranda > Nasional > Soal Carut Marut BPNT, Ini Komentar HMI

Soal Carut Marut BPNT, Ini Komentar HMI

Pandeglang- Ahmad munirudin Ketua bidang PPD HMI cabang pandeglang angkat bicara juga melihat carut marut nya bantuan pangan non-tunai (BPNT) /bantuan sosial pangan (BSP) Ketika menyikapi persoalan tersebut, kami melihat banyak yang harus kita sikapi Bukan Hanya dari Kuwantitas, Maupun Kuwalitas Komoditi yang di salurkan Oleh Suplayer-Suplayer di kabupaten Pandeglang.

tambah lagi Terkait banyak nya data penerima BPNT/BSP yang ganda dan masyarakat yang memang layak untuk menerima bantuan tersebut sesuai dengan aturan Pedum yang berlaku.

Kami menekan agar kepala dinas sosial tegas terhadap TKSK sekabupaten pandeglang untuk bisa menjalankan tugas dan fungsi nya sesuai dengan aturan yang Berlaku dan segara melakukan revisi kembali agar tidak terjadi data ganda, apabila dengan jangaka waktu 7 × 24 Jam. kedepan tidak ada ketegasan dari pihak terkait maka kami HMI cabang pandeglang akan turun aksi demonstrasi besar besaran.

Senada, Entis Sumantri selaku bidang Hukum & HAM HMI Cabang Pandeglang mengtakan, pernyataan yang disampaikan oleh beberapa perusahaan sangat tidak rasional di dengar, kami Sebagai agent sosial control akan turun aksi menyikapi prusahaan atau suplayer yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca juga  Refleksi: Perkaderan Dalam Ikhtiar

“Harusnya Perusahaan atau suplayer BPNT /BSP memberiakan yang terbaik untuk kebutuhan masyarakat sebagai keluarga Penerima Manfaat (KPM), agar tidak Keluar Dari PEDUM BSP Serta Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Nontunai dan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 228/PMK05/2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 254/PMK.05/2015 tentang Belanja Bantuan Sosial pada Kementerian Negara/Lembaga.

Jangan sampai mencedrai Fakta Integritas Program Sembako 2021 Yang Di Sepakati Oleh seluruh Suplayer BPNT/ BSP, suplayer harus menjaga prinsip 6T jangan ada lagi retur retur barang atau sortir barang di agent saat penyaluran sembako, karna setiap sembako yang sudah siap di bagikan harus tepat waktu, berkuwalitas dan tepat kuwantitasnya jangan ada lagi cerita cerita kurang timbangan yg sering terjadi ada program sembako.

Lanjut menurutnya, Timkor harus lebih memperhatikan wilayah yg rentan bermasalah seperti di kec.picung, cikedal, Cimanuk, Carita dan kecamatan lainya; terangnya.

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Gereja Kristen Sumba

1000 Vaksin Merdeka di Jemaat GKS Mambitul Berjalan Tertib dan Lancar, Besok Tambah 1000 Dosis

Sumba Tengah – Gereja Kristen Sumba (GKS) Jemaat Mambitul, Kabupaten Sumba Tengah, melaksanakan vaksinasi massal …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: