Beranda > Nasional > Polres Pematangsiantar Tandatangani Lima Tuntutan GMKI PSS
Kasat Binmas Polres Pematangsiantar AKP Hasmarullah saat menandatangani lima tuntutatan GMKI PSS

Polres Pematangsiantar Tandatangani Lima Tuntutan GMKI PSS

Suaranesia.co-Puluhan kader yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Pematangsiantar-Simalungun (GMKI PSS) menggelar aksi demonstrasi sekitar pukul 10.00 WIB di depan Mapolres Pematangsiantar, Selasa (19/11/19).

Memulai aksi dengan long march dari Lapangan Merdeka mengitari Siantar Plaza menuju Mapolres Pematangsiantar di Jalan Sutomo Pematangsiantar, GMKI PSS menginginkan permainan judi di Siantar segera di berantas.

Menurut Koordinator aksi, Andre Sinaga, peredaran perjudian semakin marak di kota Pematangsiantar. Berbagai jenis judi dikatakannya sudah sering dijumpai disegala tempat-tempat publik sehingga menyebabkan keresahan di masyarakat.

“Persoalan perjudian dikemas dengan berkedok hiburan, tebak angka bahkan judi daring (online). Hal inilah yang menjadi alasan GMKI turun kejalan untuk menuntut gerak cepat Kepolisian,” ujar Andre.

Sementara itu Ketua GMKI Cabang Pematangsiantar-Simalungun, May Luther Dewanto Sinaga, mengungkapkan sebelumnya GMKI Pematangsiantar-Simalungun sudah menyuarakan isu perjudian ini melalui media bahkan melayangkan surat ke Polres namun tak digubris.

“Untuk itu kami mengultimatum Polres dalam 7×24 jam harus bergerak menangkap dan membereskan sarang judi,” sambungnya sembari menyesalkan sikap Wakapolres Pematangsiantar yang dalam amatan sebelumnya berdiri dibalik pagar dibelakang barisan personil polisi namun tak mau menjumpai para demonstran.

Setelah para demonstran GMKI bergiliran menyampaikan orasi, kedatangan mereka disambut puluhan personil polres. Kasat Binmas Polres Pematangsiantar AKP Hasmarullah yang dalam jawabannya mengatakan bahwa mereka akan segera bertindak merespon tuntutan-tuntutan GMKI.

“Sepanjang 2019 kami sudah menyelesaikan 32 kasus jenis perjudian, dan memang tak cukup itu saja karena kami akan bekerja lebih keras lagi memenuhi tuntutan dari teman-teman mahasiswa,” ujar Perwira tiga balok ini.

Menanggapi jawaban dari Kepolisian yang politis, lantas Ketua GMKI Pematangsiantar-Simalungun menyodorkan secarik kertas untuk ditandatangani AKP Hasmarullah yang berisi pernyataan sikap dan 5 poin tuntutan GMKI untuk segera ditindaklanjuti Kepolisian.

Adapun 5 poin yang menjadi tuntutan GMKI Pematangsiantar-Simalungun, yakni :

  1. Mendesak institusi kepolisian dengan segera memberantas perjudian, sarang judi dan bandar judi;
  2. Hentikan komersialisasi aset negara untuk kepentingan maksiat;
  3. Utamakan kepentingan orang banyak yakni ketertiban, ketentraman, dan keamanan masyarakat diatas kepentingan lainnya;
  4. Meminta Kapolda untuk mengevaluasi kinerja Kapolres Pematangsiantar;
  5. Membersihkan pelajar berseragam memasuki tempat hiburan, billiard, dan warung internet (warnet), khususnya jam sekolah;

Setelah AKP Hasmarullah menerima dan menandatangani surat tuntutan GMKI tersebut, para demonstran GMKI perlahan meninggalkan lokasi sembari tetap mengumandangkan lagu-lagu perjuangan sebelum membubarkan diri di Lapangan Merdeka Pematangsiantar.

Baca juga  SERAMBI CABANG JAKARTA SELATAN: ADA DUGAAN MAIN MATA ANTARA KESBANGPOL JAKARTA SELATAN DENGAN PANITIA SELEKSI PEMILIHAN FKDM JAGAKARSA

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Jokowi Saksikan Vaksinasi Massal di Rumah Ibadah, Termasuk Gereja Toraja Mamasa Sulbar

Mamuju Tengah – Program vaksinasi merdeka kerjasama POLRI dan Aminuddin Ma’ruf (Staf Khusus Presiden) telah …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: