Beranda > Nasional > News > Petani Samosir Sering Gagal Panen, MARGUNA: Kita Akan Bangun Embung untuk Pengairan
Pasangan MARGUNA Samosir

Petani Samosir Sering Gagal Panen, MARGUNA: Kita Akan Bangun Embung untuk Pengairan

Jakarta-Kurang lebih 80% penduduk Kabupaten Samosir merupakan petani. Maka dari itu, petani harus kita sejahterakan dan harus terus kita dukung. Kalau hasil tani gagal, maka UMKM atau warung juga akan sulit untuk berkembang. Hal ini dikatakan Calon Bupati Samosir, Marhuale Simbolon, di Jakarta, Selasa (1/9).

Diketahui, Marhuale Simbolon berpasangan dengan Guntur Sinaga, yang merupakan insinyur Pertanian lulusan IPB Bogor. Kedua pasangan ini pun membawakan tagline #salamTANI.

“Kekuatan dan kekayaan masyarakat Kabupaten Samosir adalah dari pertanian. Kita lahir dari orang tua petani, yang penuh perjuangan untuk membutuhi kehidupan. Maka dari itu, petani harus terus kita perjuangkan,” kata Marhuale.

Lanjut purnawirawan TNI tersebut, selama ini petani padi di Samosir kebanyakan hanya sekali panen dalam setahun. Dan itu pun hanya mengandalkan air hujan. Begitu juga dengan tumbuhan di ladang, yang sering kekeringan, sehingga gagal panen.

“Kebanyakan masyarakat petani padi hanya mampu panen sekali dalam setahun, karena kebutuhan air untuk sawah tidak mencukupi. Begitu juga tanaman di ladang, sering kali gagal panen. Padahal Samosir dikelilingi air yang melimpah. Ini kan peluang besar bagi petani,” ungkapnya.

Ia pun mengatakan, strategi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membangun embung. Embung akan menampung air yang dipompa dari danau Toba, untuk kemudian digunakan mengairi persawahan dan ladang masyarakat.

Dengan adanya embung tersebut, kata dia, maka pengairan ke sawah akan rutin, tanpa ada halangan. Begitu juga untuk tanaman di ladang. Panen pun dapat dilakukan hingga dua kali lipat, bahkan lebih.

Pasangan yang membawakan motto MARGUNA ini dikatakan Marhuale, merupakan koalisi rakyat. Maka dari itu, lanjutnya, kepentingan rakyat adalah yang paling utama di atas kepentingan lainnya.

“Kita tidak didukung partai, maka kita tidak ada beban ke partai. Kita didukung langsung oleh rakyat. Maka dari itu, rakyat adalah yang paling utama untuk kita layani,” tegasnya.

Senada, Guntur Sinaga Calon Wakil Bupati Samosir mengatakan, petani adalah pahlawan bangsa ini. Tanpa petani, semua penduduk dunia ini tidak akan dapat makan.

“Petanilah yang menjaga peradaban. Karena petani, kita bisa makan. Oleh sebab itu, petani adalah kita dan kita adalah petani,” kata Guntur.

Untuk diketahui, Guntur telah lama berkecimpung dalam perusahaan yang bergerak dibidang pertanian. Oleh sebab itu, kemampuannya untuk memajukan pertanian Kabupaten Samosir tidak diragukan lagi.

Lanjutnya, pihaknya akan terus memberikan bantuan alat-alat teknologi pertanian kepada masyarakat.

Pasalnya, dikatakan dia, alat-alat teknologi pertanian sangat penting bagi masyarakat. Dengan adanya peralatan tersebut, maka petani akan semakin produktif.

“Waktu untuk mengolah sawah akan semakin sedikit dan tidak butuh tenaga banyak. Sehingga pengolahan sawah akan semakin cepat, dan panen pun bisa berkali-kali,” kata Guntur.

Kedua pasangan calon ini diketahui akan maju dalam pertarungan merebut kursi Bupati dan Wakil Bupati di Samosir, lewat jalur independen.

Keduanya maju dari dukungan masyarakat dengan bukti KTP dan tandatangan dukungan dari yang bersangkutan. Semuanya telah diserahkan ke KPU Kabupaten Samosir.

Baca juga  Ansar Diminta Tak Maju, Soerya Gamang, Isdianto Kian Mantap Maju Pilkada Kepri

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

PW SEMMI Jakarta Rapat Kerja Bawa Harapan Baru Kejayaan Islam

Jakarta- Gerakan mahasiswa sayap bawah Syarikat Islam (SI) ,Pengurus Wilayah SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: