Beranda > Bisnis > Perang Dagang Berpeluang Perlambat Laju Kenaikan Suku Bunga AS

Perang Dagang Berpeluang Perlambat Laju Kenaikan Suku Bunga AS


Ilustrasi (THOMAS SAMSON/AFP)

New York: Di antara konsekuensi yang tidak diinginkan dari perang dagang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump adalah bahwa hal itu dapat menyebabkan Federal Reserve memperlambat laju kenaikan suku bunganya. Tentu kondisi tersebut bisa memberikan efek tersendiri terhadap aktivitas perekonomian AS di masa mendatang.

Keputusan Trump menentang pengetatan kebijakan bank sentral dan mungkin senang jika berhenti menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan, namun langkah itu justru untuk alasan yang salah karena pertumbuhan ekonomi akan melambat. Risiko tersebut patut diwaspadai karena bisa menghambat pencapaian target perekonomian.

"Jika Anda memiliki situasi di mana tarif memiliki efek ketukan yang cukup signifikan dan pertumbuhan nyata berdampak secara berkelanjutan, itu adalah resep bagi mereka guna mengikuti jalan dangkal pada suku bunga," kata Ekonom RBC Capital Markets Jacob Oubina, seperti dikutip dari CNBC, Jumat, 17 Agustus 2018.

Saat ini, the Fed telah mengindikasikan bahwa mereka berencana untuk menaikkan suku bunga acuan dua kali lebih banyak pada tahun ini, dengan kenaikan suku bunga bergerak pada September dan Desember. Selain itu, para pejabat telah mengindikasikan ada tiga kenaikan lagi yang dapat dilakukan pada 2019.

Baca juga  Komjen Pol Agus Andrianto Tegaskan Polri Dukung Kebijakan Pemerintah Percepat Perizinan Berusaha

Trump telah kritis terhadap pengetatan kebijakan seraya mengaku dia khawatir bahwa tingkat suku bunga acuan yang lebih tinggi dapat menggagalkan kemajuan ekonomi yang besar yang dibuat selama pemerintahannya. Namun, ada kekhawatiran di kalangan ekonom mengenai penetapan tarif dapat juga merusak.

Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah memukul Tiongkok dengan serangkaian tarif yang telah menargetkan barang senilai USD50 miliar atas barang Tiongkok. Sedangkan Tiongkok juga telah membalas aksi serupa dan siap bertarung dengan Amerika Serikat.

"Jika USD akan terus naik, saya pikir the Fed akan harus berhenti menaikkan suku bunga. Saya juga bertanya-tanya. Jika ekonomi mulai melambat, terutama dari sisi data perumahan maka saya pikir itu akan membawa banyak tekanan untuk menanggung strategi perang perdagangan ini," pungkasnya.

  source: http://ekonomi.metrotvnews.com/globals/yKX9rgXN-perang-dagang-berpeluang-perlambat-laju-kenaikan-suku-bunga-as

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Lingkungan Tercemar, BADKO HMI Mal-Malut: Pemerintah Harus Segera Cabut Izin PT Adidaya Tangguh

SUARANESIA.CO,- Sekertaris Umum Badan Koordinasi HMI Maluku-Maluku Utara, Amirudin mengatakan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara terkesan …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: