Beranda > Nasional > Pembebasan 30.000 Narapidana Junjung Tinggi Nilai Kemanusiaan

Pembebasan 30.000 Narapidana Junjung Tinggi Nilai Kemanusiaan

Jakarta– Teofilus Mian Parluhutan selaku Direktur Politik, Hukum & HAM Rumah Aspirasi Millenial menilai bahwa tidak ada yang salah dari Kebijakan Menkumham terkait pembebasan narapidana dan anak, Selasa (14/4/2020).

Diketahui, Menteri Hukum dan HAM mengeluarkan keputusan Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integerasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Surat tersebut dikeluarkan pada tanggal 30 Maret 2020 untuk membebaskan kurang lebih 30.000 narapidana di seluruh Indonesia.

Menurut teofilus, kebijakan yang diambil sudah tepat dan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Dikatakannya, dengan kondisi Lembaga permasyarakatan (Lapas) yang telah melebihi kapasitas, kebijakan Menkumham sangat tepat demi memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Disamping itu, keputusan yang diambil itu dapat menghemat anggaran negara sebesar  RP. 260 Miliar. Anggaran sebesar Rp. 260 Miliar tersebut bisa dialokasikan untuk penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dia menyebutkan, Keputusan Mentri (KEPMEN) Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tersebut juga sudah sesuai dengan anjuran Komisi Tinggi PBB untuk HAM, dan sub komite PBB Anti Penyiksaan.

“Banyak negara-negara di dunia yang sudah merespon himbauan PBB tersebut. Contoh, Iran sudah membebaskan 95 ribu orang termasuk mengampuni 10 ribu orang, dan Brazil sudah membebaskan 34 ribu narapidana,” bebernya.

Teofilus menyatakan bahwa di tengah masa pandemi seperti ini alangkah baiknya masyarakat untuk lebih tabayyun dan tidak suudzon dalam menanggapi kebijakan ini.

“Mari saling mendukung dan memberi semangat kepada sesama masyarakat, kepada tenaga medis, dan relawan. Jangan lupa, mari menjalankan himbauan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Itu semua demi keselamatan kita rakyat Indonesia,” tutupnya. (rls)

Baca juga  Warga Minta Korban Bencana Tidak Dijadikan Komoditas Politik Tapi Dahulukan Rasa Kemanusiaan

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Penyaluran Program BPNT Cipeucang Masyarakat Merasa Puas

PANDEGLANG, – Program Sembako atau BPNT yang diperuntukan untuk masyarakat pra-sejahtera di Kabupaten Pandeglang khususnya …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: