Beranda > Foto > PB HMI Masih Dualisme, BADKO Jabotabeka-Banten Akan Boikot Kongres Ke 31
Ketua Umum Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jabotabeka Banten. Hendra.

PB HMI Masih Dualisme, BADKO Jabotabeka-Banten Akan Boikot Kongres Ke 31

 

SUARANESIA.CO – Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jabotabeka-Banten menolak dan akan memboikot pelaksanaan Kongres Ke 31 yang akan diselenggarakan Pengurus Besar (PB) HMI kubu Arya Karisma Hadi dan kubu Saddam Al Jihad.

Pasalnya, apabila kedua belah pihak melaksanakan Kongres dan membiarkan dualisme kepengurusan PB HMI tak kunjung selesai, hal itu akan berdampak sistemik pada HMI.

Hal itu ditegaskan, Ketua Umum BADKO HMI Jabotabeka-Banten Hendra, Selasa (31/12) saat dihubungi redaksi, SUARANESIA.CO melalui pesan singkat.

“Kami menolak, kongres yang akan diselenggarakan masing-masing kubu. Kongres HMI harus satu, jika terjadi dua kongres, maka kami secara tegas menolaknya” kata Hendra dalam pesan singkat.

Menurut Hendra, Kongres HMI merupakan forum tertinggi dalam pengambilan keputusan di organisasi, sekaligus berdampak pada jalannya organisasi.

Oleh karena itu, Kader HMI yang berasal dari Cabang Jakarta Timur itu mengajak semua kader, BADKO dan Cabang Se-Indonesia untuk menolak dan memboikot pelaksanaan kongres ke 31 HMI yang dilaksanakan oleh kubu Arya dan Saddam.

Baca juga  Airin Rahmi Diany Komentari Perhelatan Pilkada Tangsel 2020

“Kami mengajak kepada Badko, cabang dan kader HMI se-Indonesia untuk menolak 2 Kongres yang akan diselenggarakan masing-masing kubu. Kongres HMI harus satu. Konflik yang berujung 2 kongres harus disudahi. Kedua kubu itu harus bertemu dan duduk bersama, untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Hendra.

Lebih lanjut, Hendra menegaskan, BADKO HMI Jabotabeka-Banten masih terus melakukan komunikasi dengan semua pihak di internal HMI dari tingkat Bakornas, Badan-Badan Khusus, Cabang dan juga KAHMI.

“Sejauh ini kita (BADKO Jabotabeka-Banten) masih tetap mengkomunikasikan dengan teman-teman Bakornas, Badan Khusus, Cabang dan Kahmi,” tegas Hendra.

“Tujuannya agar, kongres dapat diselenggarakan satu. Selain dari pada itu, kedua belah pihak harus menurunkan egonya masing-masing, agar kondisi HMI bisa lebih baik lagi. Ini tentu membutuhkan pemikiran bersama secara kolektif seluruh elemen dalam HMI” kata Hendra.

Seperti diketahui, HMI ditingkat Pengurus Besar saat ini mengalami dualisme kepengurusan. Adapun dua kepengurusan tersebut adalah, kepengurusan PB HMI Kubu Saddam Al Jihad dan kepengurusan PB HMI kubu Arya Karisma Hadi.

Baca juga  PDI Perjuangan Kritik Keras, Cover Majalah Tempo Bergambar Karikatur Pinokio Dengan Muka Jokowi 

Pengurus Besar HMI kubu Saddam Al Jihad, akan menyelenggarakan Kongres Ke 31 di Palembang pada tahun 2020 mendatang. Sementara Pengurus Besar HMI kubu Arya Karisma Hadi, akan menggelar Kongres Ke 31 di Jakarta pada Maret 2020. (Haji Merah)

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

PW SEMMI Jakarta Rapat Kerja Bawa Harapan Baru Kejayaan Islam

Jakarta- Gerakan mahasiswa sayap bawah Syarikat Islam (SI) ,Pengurus Wilayah SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: