Beranda > Umum > Anwar Abbas Tulis Puisi “Negeriku Dalam Bahaya”, Sindir Siapa?

Anwar Abbas Tulis Puisi “Negeriku Dalam Bahaya”, Sindir Siapa?

Sekretaris Jendral PP Muhammadiyah Anwar Abas kembali mengemakan puisi atas nama pribadinya.

Puisi yang ia beri judul “NEGERIKU DALAM BAHAYA” diduga ia tuliskan untuk merepresentasikan kondisi bangsa yang kian semerawut akibat korupsi yang kian merajalela.

Puisi tersebut mendesak Presiden Jokowi untuk bersikap tegas menangkap para penjahat di bangsa ini. Berikut puisi ini disampaikan;

NEGERIKU DALAM BAHAYA.

Negeri ini dalam bahaya.
Korupsi di mana-mana.
Yang rugi tidak hanya negara tapi rakyat banyak juga menjadi korbannya.
Untuk itu negara tidak boleh lagi bersantai-santai menghadapinya.

Sikap keras dan tegas harus ditegakkan karena kalau tidak tikus-tikus lapar ini akan terus bergentayangan dan menggerus keuangan negara baik secara sendiri-sendiri dan atau bersama-sama.

Kita selama ini membangun dan berhutang karena kita tahu uang kita kurang dan atau tidak ada.
Tetapi ternyata mereka-mereka yang bermental bejat tersebut malah mencuri dan merampoknya.
Ini adalah sebuah pengkhianatan besar yang telah mereka lakukan kepada bangsa dan negaranya.

Untuk itu tangkap dan arak mereka.
Ikat mereka di monas berhari-hari agar kita bisa melihat mereka secara bersama-sama.
Karena kita ingin tahu mereka-mereka yang selama ini bermuka manis ternyata adalah drakula-drakula yang menghisap darah bangsanya tanpa ada rasa berdosa.

Presiden Jokowi tindak dan tangkap mereka agar negara dan bangsa ini bisa maju dan jaya.

Jakarta. 13 januari 2020.
Anwar Abbas (Sekretaris Jendral Pimpinan Pusat Muhamadiyah)

 

Baca juga  Soal Revisi UU KPK, Politisi Golkar: Presiden Jokowi Juga Diawasi DPR

 

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Diskusi Bersama Menteri ATR/Kepala BPN, GAMKI Dukung Program Sertifikasi Rumah Ibadah

SUARANESIA.CO – Pemerintah selama beberapa tahun ini telah melaksanakan program sertifikasi rumah ibadah. Menurut pemerintah, …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: