Beranda > Nasional > News > Meski Sempat Menolak, Ketua PN Balikpapan Akhirnya Tandatangani Tuntutan GMKI dan GAMKI Terkait Tapol Papua
Foto: Puluhan anggota GMKI dan GAMKI Balikpapan melakukan aksi solidaritas menuntut pembebasan tujuh tahanan politik Papua, Selasa (16/6)

Meski Sempat Menolak, Ketua PN Balikpapan Akhirnya Tandatangani Tuntutan GMKI dan GAMKI Terkait Tapol Papua

Balikpapan – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia cabang Balikpapan dan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia cabang Balikpapan, Selasa (16/6), melakukan aksi solidaritas di depan Kantor Pengadilan Negeri Balikpapan.

Gerakan tersebut untuk aktivis Papua yang saat ini ditahan di Polda Kaltim. Mereka juga kemarin (17/6), baru saja mengikuti persidangan.

Tapi sehari sebelum menjalankan sidang vonis di Pengadilan Negeri Balikpapan, massa aksi menyampaikan tuntutan untuk sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan nantinya.

Korlap Aksi, Erwin Timbang mengatakan aksi ini merupakan bentuk solidaritas mereka kepada para aktivis Papua yang ditangkap karena menyampaikan pendapat dan menolak rasisme yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Kami ingin PN Balikpapan bijak dalam mengambil keputusan. Bukan kriminalitas yang mereka lakukan. Keadilan harus ditegakkan seadil-adilnya,” katanya, Kamis (18/6).

Tiga tuntutan yang mereka berikan, yaitu:
1. Keadilan dinyatakan dan ditegakkan setegak-tegaknya;
2. Tahanan yang berkaitan dengan pembelaan hak atas tindakan rasisme 16 Agustus 2019, dibebaskan tanpa syarat serta biaya kepulangannya ditanggung pemerintah;
3. Segala upaya yang dilakukan untuk memisahkan diri dari NKRI dari pihak manapun dihentikan.

Ketua GMKI Balikpapan, Indra Hermawan mengatakan bahwa aksi yang dilakukan adalah untuk menyampaikan pandangan dan suara publik, yang telah melihat adanya ketidakadilan.

“Ini dikarenakan aktivis Papua yang menyampaikan aspirasinya ditangkap. Padahal penyampaian aspirasi dan kebebasan berpendapat dilindungi oleh undang-undang,” pungkasnya.

Indra mengungkapkan bahwa ada yang tidak beres dalam kasus ini.

“Jika ini di biarkan, jika publik diam, maka bisa saja nantinya setiap orang tidak akan bebas lagi dalam menyampaikan aspirasinya,” imbuhnya.

Indra berharap, ini menjadi pertimbangan untuk putusan nantinya agar keadilan benar-benar ditegakkan bagi setiap warga negara, khususnya saat ini aktivis Papua yang sedang menjalanani masa tahanan sementara.

Daniel Sihotang, Sekretaris DPD GAMKI Kaltim juga turut hadir dan menyampaikan pandangannya dalam aksi solidaritas tersebut.

Beliau mengatakan bahwa GAMKI dan GMKI sebagai organisasi gerakan yang nasionalis, akan terus menjadi garda terdepan untuk menyatakan keadilan di bangsa ini.

“Saudara-saudara kami Papua adalah Indonesia. Mereka juga harus merasakan keadilan itu. Tidak boleh lagi bangsa ini dilukai oleh tindakan rasisme,” kata Daniel.

Aksi ini berlangsung hingga siang hari dan petisi yang ditandatangani oleh Ketua GMKI Balikpapan, Ketua GAMKI Balikpapan dan Ketua PGI Balikpapan diterima dan turut ditandatangani oleh Ketua Pengadilan Negeri Balikpapan.

Humas Aksi, Alwi mengatakan, aksi berlangsung hingga siang hari dan diakhiri dengan memberikan petisi yang ditandatangani oleh Ketua GMKI Balikpapan, Ketua GAMKI Balikpapan dan Ketua PGI Balikpapan kepada Ketua PN Balikpapan.

Walaupun sempat terjadi drama Ketua PN Balikpapan tidak mau menandatanganinya, dengan alasan keputusan mereka tidak boleh di interpensi oleh pihak manapun.

“Akhirnya diterima dan turut ditandatangani oleh Ketua Pengadilan Negeri Balikpapan,” ujar Alwi.

Berikut adalah putusan hukuman terhadap tujuh aktivis Papua:
1. Irwanus Uropmabin: Tuntutan 5 tahun penjara, putusan 10 bulan penjara;
2. Buhktar Tabuni: Tuntutan 17 tahun penjara, putusan 11 bulan;
3. Ferry Kombo: Tuntutan 10 tahun penjara, putusan 10 bulan penjara;
4. Hengki Hilapok: Tuntutan 5 tahun penjara, putusan 10 bulan penjara;
5. Alexander Gobay: Tuntutan 10 tahun penjara, putusan 10 bulan penjara;
6. Agus Kosay: Tuntutan 15 tahun penjara, putusan 11 bulan penjara;
7. Steven Itlay: Tuntutan 15 tahun penjara, putusan 11 bulan penjara.

Baca juga  Bakornas LEPPAMI PB HMI Bersama Polri Salurkan Bantuan Korban Banjir Sukabumi

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Bakornas LEPPAMI PB HMI Bersama Polri Salurkan Bantuan Korban Banjir Sukabumi

SUARANESIA.CO, Sukabumi-Badan Kordinasi Nasional Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (LEPPAMI) PB HMI Bekerjasama …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: