Beranda > Regional > Menumbuhkan empati kader, GMKI cabang Palangka Raya Gelar Bakti Sosial dan Live in di Panti Asuhan Agape Desa Tangkiling.

Menumbuhkan empati kader, GMKI cabang Palangka Raya Gelar Bakti Sosial dan Live in di Panti Asuhan Agape Desa Tangkiling.

SUARAnesia.co, Palangkaraya – Gerakan Mahasiswa kristen Indonesia (GMKI) Cabang Palangka Raya yang tergabung dari beberapa komisariat dari berbagai kampus yang ada di kota Palangka Raya melakukan Bakti Sosial dan Live in di Panti Asuhan Agape Tangkiling kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari kedepan pada tanggal 27-28 oktober 2018 ini sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa peduli dan empat kader GMKI cabang Palangka Raya kepada mereka yang lemah, papah dan termarginalkan, juga mengingat ini adalah bagian dari medan layanan GMKI.

Ketua Yayasan panti Asuhan Agape bapak Martin menyampai kan bahwa GMKI cabang Palangka Raya telah menjadi mitra bagi mereka, mereka selalu menyambut kehadiran dan pelayanan GMKI disana, ia juga menyampaikan harapan agar GMKI bisa lebih rutin mengunjungi adik-adik di panti asuhan tersebut.

Novia Adventy juran, Ketua Cabang GMKI palangka Raya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab pelayanan GMKI di ketiga medan layanan, dengan adanya live in diharapkan kader GMKI dapat melihat dan turut merasakan bagaimana perjuangan dan kesederhanaan adik-adik di panti asuhan.

Baca juga  Pemprov Kepri Belum Laporkan Aset Rp4,4 Miliar yang Raib

“dengan segala permasalahan hidup yang dialami adik-adik kita ini tetap mampu bersyukur dan membagikan kebahagiaan bagi orang lain. Kegiatan ini sebagai upaya untuk menumbuhkan kepekaan dan rasa empati kader GMKI cabang Palangka Raya sehingga mereka dapat turut merasakan dan akan terbangun kesadaran untuk berjuang bagi orang-orang lemah. Kami meyakini bahwa perjuangan hadir karena pengalaman akan ketidakadilan dan ketidakbenaran”. ujar Novia (27/10/2018)

Dalam kegiatan ini sekitar 30 orang anggota GMKI Cabang Palangka Raya yang mengikuti kegiatan melakukan kegiatan bersama anak-anak panti asuhan, memasak, menyapu, beribadah, bermain dan lain sebagainya.

“kami berharap bahwa dengan dilaksanakannya kegiatan ini maka akan selalu lahir para pejuang dan pemimpin yang peduli pada segala persoalan yang ada ditengah-tengah masyarakat ” tutup nya. (REL)

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

PSDH : Laporan Pemkot Baubau Terhadap Aktivis KAKP adalah Pemberangusan Terhadap Kebebasan Berpendapat.

Rilis Pers Pusat Studi Hukum & Demokrasi Sultra (PSDH) Negara Demokrasi memberi jaminan kepada setiap …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: