Beranda > Foto > Marius Air (Ricky), Sosok Ideal Pembawa Perubahan PMKRI

Marius Air (Ricky), Sosok Ideal Pembawa Perubahan PMKRI

 

SUARANESIA.CO – Papua merupakan sosok negeri yang paling indah dari ujung timur Indonesia, negeri yang selalu digenjot setiap pembangunan terutama sektor sumber daya manusia. Banyak orang muda Papua belajar di berbagai tempat baik dalam negeri maupun luar negeri, dan saat ini salah satu tokoh muda Papua yang bersinar dan cemerlang berproses dengan sangat baik di Kota Bandung, Jawa Barat.

Marius Air, biasa dipanggil dengan sebutan Ricky, adalah petarung yang baik yang bisa menjadi Ketua PMKRI Cabang Bandung hingga merayap masuk menjadi salah satu Presidium Pengurus Pusat PMKRI.

Ia adalah alumni Universitas Parahyangan yang saat ini sedang menyelesaikan tesis untuk melengkapi gelar magisternya di Universitas Kristen Indonesia, Jakarta. “Riky (Marius Air) sosok yang lengkap. Berasal dari Indonesia Timur, kuliah dan berorganisasi di Indonesia Barat. Sukses sebagai Ketua DPC dan aktif di Pengurus Pusat. Mempunyai karakter yang mengayomi dan berintegritas tinggi. Tidak banyak yang bisa sekomplit ini.” (Johntar Lumbanraja, CEO Vox Teneo Indonesia).

“Berani berkata tidak, dan bertanggung jawab terhadap pilihannya itu. Adik Riky adalah salah satu dari sedikit ketua yang berani berkata tidak ke senior, apabila pendapat seniornya tidak sesuai dengan kata hatinya. Terus berjuang Riky, tetap setia, tetap sederhana.” (Agustinus Franz HK/Frans Kwee, Ketua DPC PMKRI Bandung 2004-2005).

Dalam Kongres ke 30 dan MPA ke 31 di tanah Ambon, Maluku merupakan tempat pertarungan Ricky menjadi Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI, ia kader pembeda dan pemberi warna persis saat pertama kali Gereja Katolik masuk ke Indonesia melalui Santo Fransiskus Xaverius.

Baca juga  Jokowi: Semoga Api Asian Games Menjadi Simbol Persahabatan

Dimana saat itu Fransiskus Xaverius masuk ke tanah Maluku, bermodalkan niat dan militansi Kristus mengabarkan kabar baik bagi masyarakat Maluku hingga saat ini berawal dari sana Gereja Katolik menjadi bagian perubahan bagi bangsa ini dan terus memberikan warna pembeda.

Militansi Marius Air atau Ricky tidak perlu diragukuan, “Marius Air itu anggota PMKRI yang paling komunikatif. Dia terbuka dengan segala kritikan dan masukan. Sukses untuk kedepannya Bro Marius Air. “Kamu Layak Memimpin” (Terkelin Brahmana, Bupati Kabupaten Karo).

“Yang dipikirkannya sejak menjabat Ketua DPC PMKRI Cabang Bandung hingga Pengurus Pusat PMKRI hanyalah tentang bagaimana memajukan PMKRI. Saya yakin Riki yang paling tepat memimpin kemajuan itu.” (Saut Christianus Manalu, Konsultan Hukum). “Marius Air (Ricky) seorang sosok pemimpin muda Katolik yang bersahaja dan leading by example.” (Egidius Situmorang, CEO PT Mustika Ratu).

Rektor Universitas Parahyangan tempat Ricky menyelesaikan strata satu, Mangadar Situmorang mengatakan, “Adik Riky adalah pribadi luar biasa yang pembelajar dengan pikiran terbuka dan seorang pribadi yang setia untuk berbuat baik bagi banyak orang. Jika terpilih jadi Ketua PP PMKRI, dia dapat menjadi pemimpin sekaligus sahabat.”

“Marius Air jadilah Salomo, yang dianugerahi Tuhan dengan hikmat Adil dan Bijaksana.” (Prof. Dr. Koerniatmanto, S.H, M.H., Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Parahyangan). “Marius Air, putra papua, datang dari pulau matahari terbit, menggembleng diri di tanah pasundan, sekarang siap memimpin bhayangkara gereja dan nusa, dengan tekat dan semangat mengabdi menjadi pemimpin yang melayani untuk masa depan PMKRI yang gemilang jaya.” (Sandra Nangoy, Advokat).

Baca juga  Desak Pemerintah Sahkan RUU PKS, GMKI MEDAN : Dewan Perwakilan Rakyat Jangan Diam.

“Ricky pemuda tampan, energik. Serius, semangat tinggi. Dia harapan Bangsa dan Organisasi PMKRI.” (Yunus Situmorang, Dosen ITB, Universitas Parahyangan, Anggota DPRD Jawa Barat 1987-1992).

“Mengenal adik Ricky seperti mengenal mutiara dari timur (Papua). Mutiara itu indah, tap iuntuk membukanya sangat sulit. Itulah Ricky, mengenal dia harus mengali ke dalam. Tahun 2015 saya mampir ke Marga Bandung bertemu dengannya. Sangat menarik, ia mengajak saya diskusi soal tata kelola negara yang ternyata itu bidangnya. Bahkan hasil diskusi itu dicatatnya untuk tugas kampus, hal yang cukup jarang yang saya temui dari Kader PMKRI.” (Alexander Philiph Sitinjak, Alumni PMKRI Bogor, Auditor BPKP).

“Riky itu calon Ketua Umum PP PMKRI yang menurut saya Paling Tepat dan Ideal untuk melanjutkan pembaharuan di PMKRI secara Nasional di Periode 2020-2022. Sejauh pengamatan saya selama Riky aktif dan terlibat di Cabang Bandung, Riky selalu menunjukkan kesiapan diri yang menerima dan melalui tahap kaderisasi dengan baik.” (Vinsensius Awey, Anggota DPRD Kota Surabaya 2014-2019)

“Kerendahan hatinya terlihat dari caranya berkomunikasi kepada Senior-Junior perihal persiapan pencalonannya maju sebagai Calon Ketua PP PMKRI. Kami memilih untuk berjalan dan bertekun bersamanya karena tidak mudah berjuang sendiri. Ia orang yang rendah hati dan mau memikirkan perubahan.” Midian Sihotang (Ketua PMKRI Bandung 2009-2010).

“Sahabat Ricky, terima Kasih sudah menjadi pendengar setia dari unqualified! Selamat ya sudah membawa kebanggaan untuk Tanah Papua. Tetapi karena di Papua sukunya banyak, gak heran sih kalau semuanya punya bakat pemimpin. Sudah jadi pemandangan sehari-hari itu.

Baca juga  Soal Revisi UU KPK, Fahri Hamzah dan Danhil Anzar Silang Pendapat

Semangat terus, Pace! Tetap rendah hati dan jadilah pemimpin yang bisa membawa perubahan. Selalu maju!” (Gustika Jusuf-Hatta, Cucu Proklamator RI, sahabat Ricky).

“Ricky adalah kader PMKRI Cabang Bandung yang progresif dan revolusioner. Dia mampu menjadi katalisator di tengah dinginnya gerakan mahasiswa dan menciptakan nuansa kritis. Tetap semangat dan selamat berjuang kamerad. Merdeka!” (A.Doni MS, Ketua GMNI Cabang Bandung 2016-2018).

“Saat masih aktif dulu, Ricky adalah kader yang selalu semangat bersuara ketika ketidakadilan terjadi di Kota Bandung. Semoga Ricky tetap semangat dan terpilih menjadi ketua serta mampu membawa perubahan”. (Ibnu Mahbub, Ketua PMII Kota Bandung 2016-2017).

Pertanyaannya untuk saat ini, “Apakah kita mau melihat PMKRI terlihat seperti aktivis-aktivis yang selalu tertinggal kereta, sulit melaju dengan perubahan jaman?” Bila konstatasi terakhir yang justru setiap kader maupun alumni rasakan, juga sebagaimana banyak pihak luar mengutarakan, PMKRI harus berubah. Maka “Marius Air (RICKY), Sosok Ideal Pembawa Perubahan PMKRI”. (Haji Merah)

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Kembali Buat Ulah, DEMA UIN Desak Stafsus Milenial Jokowi Mundur

DEMA UIN Jakarta Mengecam Pertemuan Aminudin Ma’ruf dengan DEMA PTKIN Plt Ketua DEMA UIN Syarif …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: