Beranda > Ragam > KOMANDO Pandeglang Ajak Seluruh Elemen Mengutuk Sikap Tak Etis Anggota DPRD Andri Supriadi Politis Partai Demokrat

KOMANDO Pandeglang Ajak Seluruh Elemen Mengutuk Sikap Tak Etis Anggota DPRD Andri Supriadi Politis Partai Demokrat

Pandeglang_ Presidium Wilayah Konsolidasi Mahasiswa Nasional indonesia (PW. KOMANDO) Pandeglang Angkat Bicara Terkait Secreenshot Watshap yang Berisikan Percakapan masyarakat yang mengeluhkan Jalan di daerahnya yang sudah 20 tahun belum dibangun dengan Anggota Dewan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pandeglang.

Hal ini menjadi viral dan Ramai di bicarakan di medsos maupun kalangan Aktivis, Akademisi, dan kaum Elit Politik setelah pemilik akun facebook “Mukhlas” membagikan screenshot whatsapp di beranda pribadinya beliau merasa miris karena mendapatkan jawaban dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kab. Pandeglang ini malah mendapatkan jawaban yang tidak pantas di lontarkan kepada masyarakat yang menanyakan terkait pembangunan jalan Desa yang belum dibangun tersebut selama 20 tahun lamanya dan tidak semestinya jawaban tersebut keluar dari seorang wakil rakyat ataupun Dewan Perwakilan Rakyat.

Entis Sumantri Selaku Kordinator Presedium Wilayah Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (PW.KOMANDO) Pandeglang mengatakan, seharunya ucapan Wakil Rakyat Kab. Pandeglang Melalui via Whatsapp itu tidak pantas karena Wakil Rakyat itu seharunya bisa menampung aspirasi warga ataupun masyarakat yang melakukan kritikan bukan membalas keritikan tersebut dengan kata yang tidak layak

Baca juga  GMNI & PMII Kecam Sikap DPRD Pandeglang Yang Abaikan Aspirasi, HMI Kemana?

“Wakil Rakyat ini dipilih bukan dilotre maka wajar ketika masyarakat meminta tanggung jawab seorang Wakil Rakyat”.

Namun menurutnya, ketika soudara Iing Andri Supriadi selaku Wakil Ketua Komisi III Kab. Pandeglang ini menjawab melalui via whatshapp dan mengatakan bahwa dirinya hanya memperjuangkan yang memilihnya saja. Ini sudah Jelas kesalahan fatal yang terucap dari lidahnya seorang Wakil Rakyat.

Entis Sumantri biasa disapa Tayo inipun mengatakan, kejadian ini harus menjadi pembelajaran bagi Wakil Rakyat khususnya wilayah Kab. Pandeglang.

“Kejadian ini harus menjadi pelajaran bersama. Kita harus ingat UUD 1945 pada pasal 1 ayat (2) menyebutkan bahwa, Kedaulatan Tertinggi berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar.,

Hal sama disampaika oleh Dani kusuma selaku Kordinator Presedium Wilayah Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia ( PW. KOMANDO ) Pandeglang, Ia mengutuk keras ucapan etika seorang Pejabat Negara yang terlontar melalui pesan via Whatsapp kepada masyarakat Desa Mekarsari Kec. Bojong Kab. Pandeglang terkait aspirasi yang direspon kurang baik oleh DPRD Wakil Ketua Komisi III Kab. Pandeglang.

Baca juga  Marius Air (Ricky), Sosok Ideal Pembawa Perubahan PMKRI

Ia mengajak masyarakat, para pegiat aktivis, Ormas dan Seluruh Organisasi Kemahasiswaan Ekstra maupun Intra kampus untuk turun kejalan mengutuk keras Wakil Ketua Dewan Komisi III agar diberikan sangsi keras Dari Badan kehormatan Dewan dan Partai Demokrat.

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Kunjungan Kerja Tim Pengembangan Universitas Lampung di Kab. Way Kanan

Way Kanan, Tim Pengembangan Universitas Lampung hari ini melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Way …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: