Beranda > Nasional > KBIM Minta Demokrat Jangan Main Opini Soal Korupsi Bansos

KBIM Minta Demokrat Jangan Main Opini Soal Korupsi Bansos

Korps Bangun Indonesia Mandiri (KBIM) meminta Partai Demokrat untuk tidak membangun opini liar terhadap KPK terkait penanganan kasus bansos yang menyeret eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara. (28/1)

Hal ini disampaikan Direktur KBIM, Hendri Asfan, yang menuding partai demokrat tengah bermain drama dengan memainkan isu bansos untuk mendapat simpati publik dengan menyeret ketua DPR RI, Puan Maharani, yang ditenggarai terlibat.

“Hari masih pagi dan KPK tetap bekerja, percayakan saja kepada penegak hukum. Tidak perlu membangun opini liar untuk mendapat simpati publik apalagi dengan menyeret-nyeret ketua DPR RI Puan Maharani yang masih belum jelas keterlibatannya,” kata Hendri kepada wartawan, di bilangan Jakarta Selatan, Rabu 27/01/21.

Menurut Hendri, opini liar yang ditudingkan Demokrat kepada KPK terkait penanganan kasus korupsi Bansos lebih mirip agenda buzzer untuk mengaburkan informasi duduk perkara orang-orang yang terlibat yang tengah didalami oleh KPK.

“Penyelidikan masih berlanjut, KPK itu lembaga kredibel yang berani menunjukkan eksistensinya dengan mengusut korupsi bansos ini. Jadi ngapain Partai Demokrat bermanufer sendiri seolah keadilan punah? Jangan kaburkan informasi dengan satu sumber saja. Demokrat jangan seperti buzzer,” Tandas Hendri

Baca juga  Mahasiswa Universitas Halmahera Siap Bersaing ke Ajang Nasional Pada Berbagai Kompetisi Tahun 2021

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman justru pesimis dengan nyali lembaga anti rasuah itu menangkap “ikan kakap besar”. Kalimat satir itu ia kemukakan di akun Twitter pribadinya @BennyHarmanID, Rabu (23/12/2020) lalu.

“KPK Dalami Keterlibatan Puan Maharani di Kasus Korupsi Bansos. KPK berani? Tangkap ikan “kakap besar” di laut dangkal saja ndak bernyali, apalagi di laut dalam,” sindir Benny pesimis.

Ia kemudian menyarankan KPK bekerja senyap dan tidak mengumbar harapan semu ke publik yang nantinya hanya sebatas janji palsu belaka.

“Baiknya KPK bekerja dalam diam, jangan obral harapan. Dan jangan doyan main ci luk ba! Liberte,” seru Anggota DPR RI itu.(red)

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Gereja Kristen Sumba

1000 Vaksin Merdeka di Jemaat GKS Mambitul Berjalan Tertib dan Lancar, Besok Tambah 1000 Dosis

Sumba Tengah – Gereja Kristen Sumba (GKS) Jemaat Mambitul, Kabupaten Sumba Tengah, melaksanakan vaksinasi massal …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: