Beranda > Ragam > Jenis-jenis Permasalahan Kulit pada Lansia

Jenis-jenis Permasalahan Kulit pada Lansia


Dengan beberapa masalah kulit yang dihadapi lansia, penting sekali bagi para lansia untuk menangani berbagai masalah kulit yang mereka alami. (Foto: Debora Cardenas/Unsplash.com)

Jakarta: Seiring dengan bertambahnya usia, kulit tentu saja mengalami sejumlah perubahan. Penampilan kulit pun akan mengalami perubahan tergantung pada beberapa faktor, yaitu gaya hidup, pola makan, faktor keturunan, dan kebiasan individu itu sendiri seperti merokok atau minum alkohol. 

"Epidermal turnove atau pembaharuan lapisan kulit berkurang pada lansia hingga 30-50 persen sehingga membuat kulit lansia tipis dan tampak kusam karena pengelupasan kulit mati yang tidak sempurna," ujar dr. Arini Astari Widodo, SpKK, dalam acara peringatan Sewindu Bamed Health Care, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Agustus 2018 lalu. 

Menurut dr. Arini, berkurangnya kolagen dan elastin menjadi penyebab kulit lansia menjadi tampak keriput dan kendur. Selain itu, kulit lansia juga umumnya akan tampak rapuh dan lebih mudah terluka atau memar. 

"Jumlah sel fibrosis pada kulit lansia berkurang dan jarak pembuluh darah dari permukaan kulit semakin jauh sehingga membuat kulit lansia tampak pucat."

(Baca juga: Begadang Bikin Kulit Cepat Keriput)


(Menurut dr. Arini Astari Widodo, SpKK, berkurangnya kolagen dan elastin menjadi penyebab kulit lansia menjadi tampak keriput dan kendur. Selain itu, kulit lansia juga umumnya akan tampak rapuh dan lebih mudah terluka atau memar. Foto: H?ng Nguy?n Vi?t/Unsplash.com)

Dr. Arini mengatakan bahwa sel melanosit atau sel yang membentuk pigmen pada tubuh manusia akan berkurang 8-20 persen setiap dekade. Itulah mengapa pada lansia pigmentasi atau bercak-bercak hitam, coklat, atau putih pada kulit menjadi tidak merata.

Baca juga  Meski Sempat Menolak, Ketua PN Balikpapan Akhirnya Tandatangani Tuntutan GMKI dan GAMKI Terkait Tapol Papua

Ia juga menambahkan, lemak pada kulit lansia seperti seramid, trigliserida, dan sterol ester akan menurun yang menyebabkan kulit lansia menjadi kering dan sering juga ditemui tumor jinak keratosis seboroik. 

Dengan beberapa masalah kulit yang dihadapi lansia, penting sekali bagi para lansia untuk menangani berbagai masalah kulit yang mereka alami. 

"Terapi untuk lansia, bergantung pada masalah kulit yang dialami masing-masing individu. Misalnya, ada lansia yang lebih mempermasalahkan kulitnya, ada juga yang lebih mempermasalahkan flek wajah. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter sangatlah penting agar dapat menentukan terapi yang paling nyaman untuk mereka," tutup dr. Arini. 

<iframe class="embedv" width="620" height="415" src="http://www.metrotvnews.com/embed/9K5RdB0N" allowfullscreen></iframe> source: http://rona.metrotvnews.com/kesehatan/yNLdVzgN-jenis-jenis-permasalahan-kulit-pada-lansia

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

PPATS Menerbitkan AJB Bodong: Sengketa Berlanjut Ke Meja Hijau

PANDEGLANG-, Sengketa tanah kembali terjadi di Kecamatan Munjul, Kab. Pandeglang Banten. Kali ini Tanah darat …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: