Beranda > Foto > Ini Penyebab Penutupan Rumah Ibadah Masih Marak Versi GAMKI
Theo, Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Provinsi Jawa Barat.

Ini Penyebab Penutupan Rumah Ibadah Masih Marak Versi GAMKI

 

SUARANESIA.CO – Tindakan intoleransi dan diskriminasi di Indonesia saat ini, masih terus berjalan masif. Tindakan tersebut yang paling masif terjadi Jawa Barat. Dalam penelitian Setara Institute pada tahun 2014-2019, ada sebanyak 162 kasus pelanggaran kebebasan beragama.

Apa yang melatar belakangi terjadinya tindakan intoleransi dan diskriminasi di Indonesia.?

Menurut Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia, Provinsi Jawa Barat, Theo Cosner latar belakang terjadinya tindakan tersebut, karena adanya Peraturan Pemerintah.

“Salah satu letak persoalan adalah Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 9 dan No. 8 Tahun 2006. Jadi bolanya itu ada di Pemerintah Pusat, yakni Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.” Kata Theo, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/12) seperti diterima redaksi.

Oleh karenanya, GAMKI Jawa Barat meminta agar, Pemerintah segera melakukan evaluasi atas peraturan tersebut. “Segera evaluasi Peraturan Bersama ini dan libatkan lembaga-lembaga keagamaan yang ada. Pemerintah pusat jangan malah melempar bola ke pemerintah daerah.” Kata Theo.

Sambung Theo, sudah berjalan lima tahun, tindakan diskriminasi dan intoleransi kebebasan beragama di Indonesia itu terjadi. “Sudah lima tahun pemerintahan Pak Jokowi. Kami rasa saat ini momennya, jangan dibiarkan dan ditunda-tunda lagi.” Kata Theo.

Baca juga  Larang Gelar Natal, Begini Pertanyaan Sikap DPP GAMKI

Informasi, Pemerintah Pusat akan menyelenggarakan Natal Nasional di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat. Acara Natal Nasional tahun ini mengusung tema, ‘Persahabatan Dalam Kerukunan Nasional’.

Seperti dikonfirmasi dari Juliari Batubara selaku Ketua Panitia Natal mengkonfirmasi bahwa Perayaan Natal akan dihadiri oleh Presiden Jokowi, sejumlah Menteri, petinggi dan pejabat negara, serta tokoh-tokoh nasional lainnya. Pada Natal Nasional ini diperkirakan akan hadir umat Kristen sebanyak 10ribu orang. (Haji Merah).

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Kembali Buat Ulah, DEMA UIN Desak Stafsus Milenial Jokowi Mundur

DEMA UIN Jakarta Mengecam Pertemuan Aminudin Ma’ruf dengan DEMA PTKIN Plt Ketua DEMA UIN Syarif …

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: