Beranda > Regional > GMKI Cabang Palangka Raya Kecam Statment Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah yang Membela Investor dari serangan LSM Lingkungan Hidup Kalimantan Tengah.

GMKI Cabang Palangka Raya Kecam Statment Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah yang Membela Investor dari serangan LSM Lingkungan Hidup Kalimantan Tengah.

SUARAnesia.co, Palangkaraya – Posisi kepala daerah  bukan melindungi investor, tetapi juga harus melindungi segenap tumpah darah Indonesia, segenap rakyat dan seluruh elemen didalam nya. Statment Gubernur Kalimantan Tengah adalah sebuah kesesatan berpikir dan bertindak yang menunjukan keberpihakan Pemerintah pada perusahaan sawit yang dalam prakteknya telah banyak menghancurkan hutan dan merampas tanah rakyat Kalimantan Tengah itu sendiri.

Sebagai bagian dari masyarakat Kalimantan Tengah Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Palangka Raya  mengecam Statment Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah Sugianto Sabran yang menyatakan sikap mereka melalui Ketua Cabang GMKI Palangka Raya Novia Adventy Juran bahwa gubernur Kalimantan Tengah harus berlaku dan bertindak adil mengakomodir kepentingan semua pihak dengan bijaksana dan arif.

Novia Adventi Juran mengatakan, Gubernur Kalimantan Tengah harus mematuhi Intruksi Presiden (Inpres) Moratorium perkebunan sawit yang dikeluarkan September lalu. Yang memerintahkan Kepala Daerah harus melakukan evaluasi terhadap perkebunan-perkebunan Kelapa Sawit yang ada di masing-masing daerah.

“Kami juga meminta keterlibatan KPK dalam memantau Kalimantan Tengah terkait segala perizinan perkebunan yang ada. Supaya benar-benar transparan dan berkeadilan. Kehadiran dan keterlibatan Komnas HAM juga dibutuhkan dalam rangka memantau segala bentuk Pelanggaran HAM yang terjadi akibat konflik agraria yang terjadi di Kalimantan Tengah, kami berharap jangan sampai rakyat menjadi korban akibat dari ambisi Gubernur Kalimantan Tengah yang ‘ngotot’ akan membela Investor” tutur Novia saat di konfirmasi oleh media di Student Centre GMKI Palangkaraya,  Kamis (6/12/2018)

Baca juga  Pemimpin Ideal Kalteng, FORPEKA: Harus Memiliki Integritas dan Jiwa Melayani Masyarakat

Harus disadari bahwa LSM merupakan perwujudan dari berlangsungnya masyarakat sipil yang berfungsi menjembatani, memperjuangkan, dan membela kepentingan rakyat dari dominasi kepentingan modal dan politik praktis. Dengan kekuatan kolektivitas, kemampuan, dan pengorganisasian massa, Ormas dan LSM berfungsi mengawasi dan terlibat dalam kebijakan-kebijakan atau program-program pembangunan demi kepentingan publik.

Di samping itu, Novia mengatakan,  ormas dan LSM juga memiliki fungsi menjaga stabilitas politik dan sosial. Mereka menengahi berbagai kepentingan yang terjadi di antara kelompok masyarakat sehingga dapat meminimalisir potensi konflik sosial.

“Gubernur harus berdiri untuk semua pihak, bukan hanya berdiri dan membela kepentingan segelintir pihak saja karena ketika pejabat daerah sudah menunjukan keberpihakan nya pada pemilik modal (investor) maka hal itu adalah ketimpangan yang telah memudarkan nilai-nilai demokrasi” tutupnya.(SN)

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Pasangan MARGUNA Samosir

Petani Samosir Sering Gagal Panen, MARGUNA: Kita Akan Bangun Embung untuk Pengairan

Jakarta-Kurang lebih 80% penduduk Kabupaten Samosir merupakan petani. Maka dari itu, petani harus kita sejahterakan …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: