Beranda > Umum > Dunia Digital Bikin Rakyat Biasa Jadi Pebisnis Raksasa

Dunia Digital Bikin Rakyat Biasa Jadi Pebisnis Raksasa


Tokopedia.

Jakarta: Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia, salah satu startup lokal yang kini telah menjelma menjadi unicorn, Tokopedia, genap berusia sembilan tahun.

Bagi CEO sekaligus pendiri Tokopedia, William Tanuwijaya ada makna tersendiri bagi dirinya sebagai seorang technopreneur di Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia, yang betapa dunia digital telah membantu banyak masyarakat Indonesia menjadi pebisnis sukses.

"Sembilan tahun ini, saya menemukan dan belajar dari para pejuang ekonomi baru dengan semangat bambu runcing di era digital," ungkapnya.

"Para pejuang ekonomi baru berusaha dengan berani, gigih, dan penuh harapan untuk menciptakan perekonomian yang lebih baik, berawal dari lingkungan sekitar untuk kemudian berdampak lebih jauh lagi bagi nasional," imbuh William kepada Medcom.id.

Dia menyebutkan bahwa sejauh ini sudah ada empat juta masyarakat Indonesia yang memulai dan membangun bisnisnya bersama Tokopedia, 70 persen di antaranya adalah pebisnis baru.

William menjelaskan bahwa tantangan generasi terdahulu dalam memulai bisnis adalah membangun jaringan distribusi yang umumnya harus dirintis lintas generasi. Kini hal tersebut bukan jadi tantangan berkat internet.

Baca juga  Jokowi Tandatangani Surpres Usulan Revisi UU KPK, Mahasiswa Medan Akan Gelar Aksi Penolakan

"Sekarang melalui internet, jaringan distribusi tidak lagi menjadi sebuah masalah. Inilah harapan terbesar untuk cikal-bakal brand-brand masa depan Indonesia karena panggung dunia tidak lagi hanya milik mereka yang bermodal besar," tutur William.

William optimistis bahwa lewat dunia digital, seorang rakyat biasa kelak bisa menjadi pebisnis raksasa tanpa melihat garis keturunan atau terlebih dahulu menyiapkan modal besar.

Menariknya, William memandang merintis bisnis di era digital saat ini juga masih harus belajar dari filosofi nenek moyang Indonesia yang disebut seorang pelaut. Pebisnis sama seperti nahkoda kapal yang harus tahu arah tujuan kapal dan bahu membahu bersama awak kapal mendayungnya.

"Hal ini dituangkan ke dalam visi dan misi perusahaan. Setelah mengetahui tujuan kapal, semakin jauh tujuannya, semakin tidak mungkin kita mengayuh kapal itu sendiri hingga sampai ke tujuan. Maka semakin penting juga kemampuan kita membangun organisasi," jelas William.

Selain itu, seorang nahkoda juga membutuhkan alat berupa peta dan kompas yang oleh William diterjemahkan sebagai nial dan budaya perusahaan. Terakhir yang tidak kalah penting kemampuan nahkoda melihat ombak sebagai tantangan yang mampu mendorong kapal atau perusahaan mencapai tujuannya. source: http://teknologi.metrotvnews.com/news-teknologi/nbw7xnRb-dunia-digital-bikin-rakyat-biasa-jadi-pebisnis-raksasa

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Diskusi Bersama Menteri ATR/Kepala BPN, GAMKI Dukung Program Sertifikasi Rumah Ibadah

SUARANESIA.CO – Pemerintah selama beberapa tahun ini telah melaksanakan program sertifikasi rumah ibadah. Menurut pemerintah, …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: