Beranda > Foto > Dialog Kebangsaan, PKS: Setiap Agama Berpotensi Terpapar Radikal

Dialog Kebangsaan, PKS: Setiap Agama Berpotensi Terpapar Radikal

 

SUARANESIA.CO – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Bandar Lampung, menggelar acara Dialog Kebangsaan menyambut Natal dan Tahun Baru 2020. Acara tersebut mendapat apresiasi dari para tokoh Lampung.

Apresiasi itu, salah satunya datang dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Ahmad Mufti Salim.

Menurutnya, “Bahwa setiap agama berpotensi terpapar radikal, membenarkan apa yang menjadi keyakinan sudah pasti, tetapi menyalahkan keyakinan orang lain itu adalah sikap radikal.” Kata Ahmad Mufti.

Menurut Mufti, masyarakat Indonesia harus membangun narasi untuk memperkuat persaudaraan dan merawat Ke-Bhinekaan.

“Pentingnya membangun narasi untuk memperkuat persaudaraan dan merawat kebhinekaan. Itu yang menjadi poin pertemuan antara DPP PKS dengan PGI di sekretariat PGI di Jakarta.” Kata Mufti.

Politikus PKS itu juga dalam keterangan tertulisnya menegaskan, saat ini Partai Keadilan Sejahtera sering dikaitkan dengan kelompok muslim yang radikal. Ia menepis stigma tersebut.

“Stigma itu harus dihilangkan, salah satunya dengan menghadiri acara-acara keberagaman.” Tegas Mufti.

Sekertaris Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Anak Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Sahat Martin Philip Sinurat mengatakan, pertemuan antara PKS dan PGI adalah hal yang terjadi di luar dugaan.

Baca juga  Menderita Sakit Menahun Pria Ini Pilih Gantung Diri

Sahat menjelaskan, pertemuan antara keduanya ini adalah bagian dari deradikalisasi membangun narasi-narasi kontra radikalisasi dan membuat kegiatan-kegiatan bersama hubungan antar umat.

Sambung Sahat, dengan sendirinya, citra toleran masyarakat terkhusus pemuda akan semakin terbangun.

“Baru-baru ini pemerintahan telah disusupi oleh kaum-kaum radikal yang menciptakan perda-perda yang mendiskriminasi beberapa kalangan umat beragama, seperti yang terjadi di Sumatera Barat.” Sambung Sahat.

“Harus ada komitmen terkait hubungan antar agama dan hak memeluk agama, terkhusus oleh setiap partai politik termasuk Partai Keadilan Sejahtera.” Tegas Sahat.

Sekedar informasi, acara dialog kebangsaan itu dihadiri oleh banyak tokoh, diantaranya Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim yang diwakili Fitter Syahbudin sebagai Kesbangpol Lampung. Ketua DPW PKS, H. Ahmad Mufti Salim, Attesia Naomi Nainggolan, M. Si, sebagai perwakilan LIPI, Mikhail Gorbachev Dom, S. Si, M.Si jubir DPP PSI, Sahat Martin Philip Sinurat dan Sekretaris Umum GAMKI. (Haji Merah).

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Jokowi Saksikan Vaksinasi Massal di Rumah Ibadah, Termasuk Gereja Toraja Mamasa Sulbar

Mamuju Tengah – Program vaksinasi merdeka kerjasama POLRI dan Aminuddin Ma’ruf (Staf Khusus Presiden) telah …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: