Beranda > Nasional > Darutat RKUHP & Gejolak Ujung Tombak Mahasiswa

Darutat RKUHP & Gejolak Ujung Tombak Mahasiswa

Suaranesia.co- Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas diseluruh Indonesia turun kejalan, terhitung dimulai pada Senin, 23 September 2019 sampai dengan  Selasa 24 September 2019 kemarin yang sangat menyita perhatian dari semua kalangan yang ada di negara dengan bentuk demokrasi sebagai sistem kenegaraannya. (25/9)

Aliansi gerakan yang di inisiasi oleh para mahasiswa bem seluruh Indonesia beserta organ cipayung plus lainya berkumpul di depan gedung DPR/MPR RI dengan tujuan yang sama dalam menyampaikan aspirasi yang bermula dari kegelisahan kami sebagai mahasiswa. setelah adanya mediasi yang diberikan pemerintah maupun lembaga legislatif nasional yang dilakukan terhadap beberapa isu, diantaranya mengenai Revisi UU KPK, RKUHP, dan banyak lagi. isu yang membuat seolah olah pemerintah hari ini sedang mencoba untuk men “shutdown” sistem demokrasi yang diperjuangkan oleh para aktor reformasi pada tahun 1998.

Menurut inisiator Gerakan Para Kaum Muda Kosgoro 1957, Masyhum Wihan Perdana mengatakan “Hal ini mencoreng nama baik bagi para aktivis 98 yang sudah duduk di gedung Senayan sana. Mengapa? Mereka menyuarakan agar pemerintahan kedepannya itu agar lebih demokrasi, bersih dari Korupsi yang saat itu sedang merajalela yang menjadi salah satu faktor krisis moneter”.

Baca juga  Dugaan Pelanggaran HAM pada Penembakan 6 Anggota FPI, ABRI Tekan Komnas HAM Independen

Ia juga menambahkan bahwa dengan tidak mendengarkan  suara teman-teman mahasiswa hari ini di senayan pemerintah menolak keinginan masyarakat untuk memberhentikan proses revisi UU KPK adalah salah satu bentuk pengkhianatan terhadap proses reformasi dan demokrasi yang seakan-akan pemerintah tutup mata dan telinga terhadap apa yang diinginkan oleh rakyat dan masyarakat diluar sana .

“Sebaiknya Presiden dan juga dewan yang berada di Senayan setelah duduk bersama dan melakukan mediasi mengindahkan apa yang di sesalkan oleh masyarakat yang diwakilkan oleh teman-teman mahasiswa kemarin. Kita sama-sama tidak ingin nantinya, ada kejadian porak poranda seperti tahun 1998. Hidup Mahasiswa!”. (Adm)

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Pernyataan Pers UIN Watch Soal Pemecatan Wakil Rektor Diangap Upaya Menutupi Korupsi

JAKARTA- Pemecatan Wakil Rektor Tiga (3) dan Wakil Rektor Empat (4) UIN Jakarta dinilai sebagai …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: