Beranda > Regional > Dampak Covid-19, GMKI Bengkulu Minta Pemerintah Perhatikan Masyarakat Kecil
GMKI Bengkulu berbagi berkat kepada masyarakat kecil di Kota Bengkulu

Dampak Covid-19, GMKI Bengkulu Minta Pemerintah Perhatikan Masyarakat Kecil

Bengkulu-Puluhan kader Komisariat Ekonomi Teknik dan Komisariat Pertanian GMKI Bengkulu merayakan Paskah dengan melakukan bakti sosial berupa membagikan makanan, masker, dan hand sanitizer kepada masyarakat Kota Bengkulu.

Hal ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat kecil yang terdampak virus corona desease 2019 (Covid-19) saat ini.

Masyarakat yang menerima bantuan tersebut adalah yang bekerja sebagai pengumpul barang bekas di sekitaran Jalan Sekip dan Pantai Panjang Bengkulu, Minggu (12/4/2020).

Meskipun sudah ada himbauan pemerintah untuk tetap “di rumah aja” dalam mencegah penyebaran Covid-19, terlihat masih banyak masyarakat yang bekerja diluar rumah untuk menutupi kebutuhan keseharian.

Saat ditanyakan, Ibu Jana seorang pengumpul barang bekas mengatakan, kami tidak punya penghasilan untuk sekedar makan. Kalau kami harus berhenti mengumpulkan barang bekas, kami mau makan apa.

“Kami hanya menggantungkan hidup dari sini. Kami tidak bisa untuk di rumah aja. Semoga pemerintah segera memperhatikan kami,” ucapnya.

Ibu-ibu tersebut mengaku belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah. Sementara mereka tidak tahu harus berbuat apa selain menjalankan rutinitas dengan mengumpulkan barang bekas.

Gabriel Ketua Komisariat Pertanian GMKI Bengkulu membeberkan, hal tersebut tidak bisa pungkiri. Mereka hanya menggantungkan hidup dari barang bekas. Mereka tidak ada pekerjaan lain. Jadi wajar saja mereka tetap mencari barang bekas. Kalau tidak kerja, mereka tidak bakalan bisa makan.

“Setidaknya bantuan yang kami berikan ini bisa meringankan beban mereka yang harus bekerja dalam situasi seperti ini,” ungkap Gabriel.

Dia juga berharap kepada semua elemen masyarakat untuk saling bergotong-royong dan saling membantu.

“Kita semua sama. Mereka adalah kita, dan kita adalah mereka. Kita harus saling membantu dan bahu-membahu mencegah penyebaran Covid-19 ini. Covid-19 tidak memandang golongan, agama, maupun suku. Semua sama. Kalau sudah terjangkiti virus, siap-siap menanggung akibatnya,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Ebenezer Hasugian Ketua Komisariat Ekonomi dan Teknik GMKI Bengkulu meminta supaya Pemerintah Daerah Bengkulu tanggap akan hal tersebut.

“Kami berharap pemerintah memberikan perhatian kepada mereka. Mereka hanya bisa berpasrah diri menghadapi kondisi ini dengan rutinitas. Mereka tidak tahu apakah besok masih bisa makan atau tidak,” ujarnya.

Lanjutnya, pemerintah Bengkulu tidak boleh bergerak lambat menangani Covid-19 ini.

“Disamping pemerintah memikirkan bagaimana pencegahan, kesiapan dan peralatan Rumah Sakit menghadapai Covid-19, pemerintah juga harus memikirkan kelangsungan hidup masyarakat menengah kebawah,” tegasnya.

Tidak lupa, Ebenezer juga mengajak para masyarakat Kota Bengkulu untuk tetap menaati himbauan pemerintah, menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, mencuci baju setelah selesai bekerja, menjaga jarak, dan istirahat yang cukup.

Baca juga  Sekum DPP GAMKI Apresiasi 7 Stafsus Milenial Presiden

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Konferensi Cabang XV GMKI Bengkulu

Resmi, Konferensi Cabang XV GMKI Bengkulu Dibuka, Ini Bahasan Utamanya!

Suaranesia.co, Dalam momen memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 92, GMKI Bengkulu Rabu siang (28/10) gelar pembukaan …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: