Beranda > Ragam > CV DALKAM Tetap Laksanakan Pekerjaan Walaupun Ada Indikasi Akan Bermasalah

CV DALKAM Tetap Laksanakan Pekerjaan Walaupun Ada Indikasi Akan Bermasalah

Pandeglang- Dkutip dari pemberitaan sebelumnya,bahwa Proyek Pekerjaan dari Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan(DPKPP) yang berlokasi di Kampung Kubang Huni Desa Majau-Saketi-Pandeglang,dan pelaksana pekerjaan CV DALKAM ini menuai Kontroversi dari beberapa kalangan Masyarakat Desa Majau,karena jenis pekerjaan yang dikerjakan adalah Paving block,bukannya Rabat Beton ataupun hotmix,pasalnya jalan yang sekarang yang sedang di kerjakan akan selalu dilewati oleh kendaran pengangkut hasil sawit dari PTPN VIII,dan kisaran berat tonasenya antara 8-9 ton,sementara ketika konfirmasi kepada PLT Kepala Dinas DPKPP Asep Rahmat,Ia menjelaskan bahwa untuk paving block dengan qualitas K-350 itu bisa menahan tonase sekitar 4 ton.

Ditemui disekitar lokasi pekerjaan,Ncep sebagai pelaksana pekerjaan,ketika ditanya mengenai pekerjaan yang sedang dilakukan,dan media suaranesia.co menanyakan perihal kontroversi yang terjadi,Iapun menjelaskan”titik lokasi yang sekarang kami kerjakan adalah titik yang sejauh ini kami tau,mengenai ada kontroversi terkait pembangunan lokasi jalan ini kami belum ada tembusa dari pihak Desa Maupun pihak Dinas,dan memang kalau ada pemindahan lokasi, kami juga tinggal mengikuti titik lokasi mana di Desa Majau ini yang disepakati,dan ketika memang ada masalah kedepannya kamipun harus menerima,karena memang ada indikasi akan terjadi masalah,ketika jalan yang di bangun ini akan cepat rusak karena sering dilewati kendaraan bermuatan berat melebihi kapasitas kekuatan paving block yang sedang kami kerjakan,ahirnya kamipun tidak bisa bilang ini akan pasti kuat,dan semoga saja yang di khawatirkan tidak terjadi”ungkap ncep 27-02-2021.

Baca juga  Aktivis Pandeglang Minta Dinsos Evaluasi TKSK

Di tempat yang sama kami meminta penjelasan dari Konsultan pekerjaan yang dari Dinas yaitu Febi,Iapun menjelaskan tentang proyek pekerjaan yang sedang dilaksanakan”proyek pekerjaan dengan jenis paving block qualitas K-350 memang benar,untuk kapasitas tonase 4 ton,tapi kami juga sudah memperhitungkan ini dari Lalu Lintas Harian Rata-Rata(LHR)karena jalan yg dibangun ini setelah dipakai tidak akan terlalu sibuk lalu lintasnya,kalaupun kendaraan yang lewat itu berat tonasenya,jadi ini kami anggap masih aman,dan kemungkinannya pun paling patah saja,tidak sampai hancur,dan kalau hancur baru itu dianggap proyek gagal,”tegasnya.

Lanjut kami tanyakan kepada Febi sebagai konsultan,kenapa pilih paving block,bukannya hotmix atau rabat beton,dengan mudah ia menjawab”kalau pekerjaan hotmix atau rabat beton akan sedikit dapat volume pekerjaannya,sementara kalau paving block volume panjang pekerjaannya bisa dapat lebih banyak,”pungkasnya.(cep).

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Tokoh Masyarakat & Tokoh Agama Tolak Pembangunan Hotel Bintang Tiga Di Caringin

SUARANESIA.CO Pandeglang- Masyarakat dan tokoh agama dari Desa Caringin, Kec. Labuan, Pandeglang, Banten berbondong-bondong mendatangi …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: