Beranda > Bisnis > Bupati Barru Sulsel Gelar Kegiatan Pesta Pertanian Ditengah Covid-19

Bupati Barru Sulsel Gelar Kegiatan Pesta Pertanian Ditengah Covid-19

SUARANESIA.CO – Penyebaran Virus Corona atau COVID-19 di Indonesia, masih terus tinggi termasuk di Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan data per 17 April 2020, jumlah infeksi Virus Corona terus mengalami peningkatan. Untuk yang positif sebanyak 5,516, meninggal 496 dan sembuh 548.
Meski demikian, Bupati Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan, Suardi Saleh tidak menggubris bahkan tetap menggelar kegiatan panen raya yang sifatnya mengumpulkan orang banyak.
Bertema Panen Raya (14/04), Suardi mengumpulkan semua Kepala Dinas, Unsur  Forkompimda, Aparat Sipil Negara (ASN) dan puluhan Petani di Desa Lalabata kecamatan Tanete Rilau.
Berdasarkan pantauan Jurnalis, ada sebanyak seratus orang berkerumum, dalam jarak yang sangat dekat, menonton video secara virtual terkait arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.
Salah satu Warga setempat, Zulkifli Yasin (36) tahun menyesalkan sikap dan tindakan yang dilakukan Bupati Barru yang menggelar kegiatan di tengah wabah Virus Corona.
“Saya aneh, ko di kampung kami ini masih ada acara seremonial seperti itu. Acara itu sangat ramai, tidak ada jarak aman, seperti yang dianjurkan pemerintah. Saya khawatir, virus Corona akan mudah nyebar disini.” Kata Zulkifli.
Seperti diketahui, Bupati Barru, Suardi telah menandatangani surat edaran terkait himbauan pencegahan penyebaran wabah virus Corona, nomor 045/181/Adm. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Suardi sebagai Kepala Daerah.
“Aneh memang, kita disuruh tinggal di rumah, eh pejabat malah bikin acara cukup besar di luar. Saya gagal faham. Ayo, Bupati belajar untuk mematuhi aturan yang dibuatnya sendiri,” kata Zul.
Ditambahkan Zul, apabila Bupati Barru kembali menggelar kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak ditengah Covid-19, maka aparat penegak hukum harus membubarkan kegiatan tersebut.
“Saya minta Polisi tidak pandang bulu. Bubarkan saja acara itu meski yang bikin sekelas Bupati. Karena kita ingin virus ini segera hilang dan kita bisa bekerja kembali,” kata Zul.
Baca juga  Bakornas LEPPAMI PB HMI Bersama Polri Salurkan Bantuan Korban Banjir Sukabumi

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

PSDH : Laporan Pemkot Baubau Terhadap Aktivis KAKP adalah Pemberangusan Terhadap Kebebasan Berpendapat.

Rilis Pers Pusat Studi Hukum & Demokrasi Sultra (PSDH) Negara Demokrasi memberi jaminan kepada setiap …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: