Beranda > Umum > BIN Gagal Dalam Deteksi Dini Terhadap Terorisme Dan Radikalisme

BIN Gagal Dalam Deteksi Dini Terhadap Terorisme Dan Radikalisme

Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Se-Jakarta Raya pada Jumat (16/04) menyelenggarakan Diskusi & Konsolidasi yang mengangkat tema “Mengukur Kinerja BIN dalam deteksi dini terhadap terorisme dan radikalisme”. Tema ini diangkat tidak terlepas dari maraknya faham-faham radikalisme & Terorisme yang bisa berdampak buruk bagi keutuhan NKRI, Aksi radikalisme dan terorisme di negara Indonesia dapat mencederai nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara,Agama di jadikan sebagai dasar dripada doktrin kepentingan politik dan kelompok yang mengakibatkan cederanya Pancasila,hadirnya kelompok-kelompok yang dapat menjalankan misinya yang memang bertentangan dengan agama yang sudah menjadi sebuah pedoman manusia yang di turunkan Allah swt,tuhan yang maha esa,setiap agama yang di ajarkan kepada manusia memiliki misi atau tujuang masing-masing demi kesejahteraan umat yang beragama.dalam hal ini mengingat

Ketua Umum SEMMI cabang Jakarta Pusat Senanatha mengatakan, itu memang sudah menjadi tugas BIN dalam mengumpulkan informasi untuk menjaga kedaulatan republik indonesia dari sekelompok orang yang terorganisir yang akan mengancam keamanam rakyat dan kedaulan negara kesatuan republic indonesia.

Baca juga  Sosok Dua Pejabat Baru Di Banten,  Siapa Dia? 

Gawi Yaur ketua umum SEMMI cabang Jakarta timur juga berpendapat bahwa radikalisme & Terorisme ini masuk lewat isu-isu agama. “ Terorisme & Radikalisme tidak luput dari Islam, Faham-faham seperti ini masuk lewat ajaran Islam, maka dari itu kami kecewa kepada BIN karena telah gagal dalam mengatasi Radikalisme & Terorisme.” Tuturnya.

“ Islam bukan Teroris yang patut disalahkan adalah BIN.” Lanjutnya.

Pada pembicara selanjutnya ketua Umum SEMMI cabang Tangerang Selatan Bima Rizky Ananda mengatakan bahwa kaula muda yang rentan terhadap faham radikalisme & terorisme. “ Kaula muda yang rentan terhadap aksi terror karena banyak anak muda di umurnya mereka yang belulm mempunyai jati diri. “katanya

“Maka dari itu Pemerintah harus meliibatkan Mahasiswa dalam mencounter Aksi tindakan radikalisme & Terorisme.” Tutupnya.

Selanjutnya ada dari SEMMI cabang depok Abdul Mukit mengatakan bahwa Kinerja BIN Hari ini Mandul. “ dengan kemunculan isu Radikalisme seperto sekarang ini maka bisa dipastikan Kinerja BIN yang kurang Maksimal atau bisa dikatakan BIN Mandul, Kita tidak membutuhkan BIN jika kinerja nya terus seperti ini.”

Baca juga  Pengamat: Pemerintah Harus Konsisten Menerapkan Kebijakan Tentang Pandemik Covid-19

Kemudian pembicara yang terakhir dari SEMMI Cabang Jakarta Selatan mengatakan Bahwa BIN harus focus dalam penanganan radikalisme & Terorisme yang masuk melalui media Sosial.” Karena budaya kaum muda Indonesia sudah bergeser dari Pola membaca Buku menjadi Pola baca Medsos, maka dari itu faham Radikalisme mudah masuk melalui media Sosial, maka dari itu BIN jangan sepelekan Media Sosial. “

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

PW SEMMI Jakarta Raya Mengajak Masyarakat Mematuhi Himbauan Pemerintah Untuk Melawan Pandemik

Pengurus Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Jakarta Raya (PW SEMMI JAKRAY) Ramdhan Agung Giri Nugroho, mengajak …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: