Beranda > Regional > Bentuk Lembaga Pantau Pemilu Di Jawa Barat, KORWIL 3 PP GMKI Siap Laporkan Pelanggaran Pemilu

Bentuk Lembaga Pantau Pemilu Di Jawa Barat, KORWIL 3 PP GMKI Siap Laporkan Pelanggaran Pemilu

Suaranesia.co, Bandung – Pemilihan umum merupakan sarana perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945. Pemilu serentak tahun 2019 merupakan proses pelaksanaan pemilu dilakukan dengan mencoblos 5 surat suara yang dilakukan dalam waktu bersamaan, yaitu pemilihan umum DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kab/Kota, DPD, serta Presiden dan Wakil Presiden.

Keserentakan pada pemilu 2019 tentu akan menemukan banyak permasalahan serta kerawanan yang kemudian berdampak pada kualitas proses dan hasil pemilu 2019. Sehingga proses pemantauan menjadi hal yang sangat penting dalam mengawal proses demokrasi.

Menjelang Pemilu 2019, David Robby Marpaung Kordinator Wilayah 3 (Jawabarat-DKI Jakarta dan Banten)  Pengurus Pusat GMKI menyatakan bahwa, GMKI ikut mengambil peran dalam proses pemantauan pemilu dengan membentuk lembaga penidikan dan pemantauan pemilu (PanTau Pemilu).

David juga mengungkapkan bahwa ditengah minimnya masyarakat yang ikut terlibat dalam pemantauan pemilu, GMKI mersepon ini sebagai bentuk kepedulian organisasi dalam menciptakan pemilu yang jujur,adil, bebas dan rahasia serta peningkatan kepercayaan terhadap proses pemilu yang beradab dan humanis.

Baca juga  GPMI Desak Pembangunan Jalan di Pasir Kadu Diberhentikan, Ada Apa?

“Lembaga pemantau pemilu bentukan GMKI diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan,pemahaman dan kesadaran mayarakat tentang hak dan kewajiban pemilih.” tutur David

Selain itu David juga menyampaikan dengan terbentukya PanTau Pemilu GMKI masyarakat di lebih disadarkan untuk dapat berpartisipasi dalam sertiap tahapan pemilu.

Lebih lanjut David Marpaung menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Jawabarat yang telah melibatkan kelompok aktivis sebagai mitra strategis dalam melakukan proses pematauan pemilu khusunya di Provinsi Jawabarat.

“fokus pengawasan lembaga PanTau Pemilu GMKI yaitu terakomodirnya hak-hak pemilih difabel (berkebutuhan khusus), pemantauan isu ujaran kebencian atau hoaks di media sosial, sosialisasi education voter terhadap pemilih pemula dan pemuda, juga pemilih yang mengalami diskriminasi sosial.” tambahnya

Selanjutnya, David mengajak agar setiap Cabang GMKI yang sudah terbentuk di 6 kabupaten/kota untuk bersama-sama mengumpulkan data,informasi dan data terkait pelanggaran pemilu. Ada sekitar 6 Cabang GMKI sudah terbentuk yakni di Kota Bandung, Bogor, Depok , Karawang, Sumedang dan Bekasi dengan jumlah ratusan kader yang tersebar di berbagai kampus di Provinsi Jawabarat.

Baca juga  Nyimas Melati, 'Singa Betina' Banten Pengusir Penjajah

“GMKI siap mengawal proses tahapan pemilu dimulai dari tahapan kampanye, masa tenang, proses pungut hitung hingga mengawal setiap temuan pelanggaran pemilu di pengadilan nantinya, hal tersebut dilaksanakan agar terciptanya pemilu yang Beradab dan Humanis Di Jawa barat” ungkap David. (SN)

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Gereja Kristen Sumba

1000 Vaksin Merdeka di Jemaat GKS Mambitul Berjalan Tertib dan Lancar, Besok Tambah 1000 Dosis

Sumba Tengah – Gereja Kristen Sumba (GKS) Jemaat Mambitul, Kabupaten Sumba Tengah, melaksanakan vaksinasi massal …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: