Beranda > Nasional > BARAK Kembali Desak Polrestabes Bandung Usut Tuntas Kasus Kekerasan Dibawah Umur

BARAK Kembali Desak Polrestabes Bandung Usut Tuntas Kasus Kekerasan Dibawah Umur

SUARANESIA.CO-BANDUNG,- Gerakan masyarakat sipil dari Barisan Aksi (BARAK) Pemuda dan Mahasiswa melakukan aksi lanjutan di depan Polrestabes Bandung setelah sebelumnya melakukan aksi di depan gedung Mapolda Jabar pada Senin (21/9).

Mereka mengecam aksi kekerasan yang diduga dilakukan oknum anggota Polrestabes Bandung terhadap anak usia dibawah umur yang terjadi di Jl. Veteran pada Jumat (11/9) lalu.

Dalam orasinya, mahasiswa menyebutkan akan terus turun ke jalan mengawal kasus tersebut hingga ada kepastian hukum.

“Kami mengecam tindakan represif aparat kepolisian Polrestabes Bandung terhadap anak usia dibawah umur, dan secara konsisten akan menggunakan hak konstitusional untuk terus turun kejalan mengawal kasus tersebut hingga tuntas. ” Kata koordinator aksi, Rizky, saat sedang berorasi, Kamis (24/9/2020).

Menurutnya, ada ketidakkonsistenan di internal Polrestabes Bandung sendiri, menurut Provam Polrestabes Bandung kasus ini sedang dalam proses pemeriksaan terhadap anggota yang sedang bertugas saat itu, artinya belum ada kepastian hukum. Namun sangat di sayangkan ada disinformasi yang disampaikan oleh Kapolrestabes Bandung kepada publik yang mengatakan bahwa para korban mengaku terjatuh saat sedang di bubarkan oleh oknum anggota Polrestabes Bandung, padahal dari hasil pengakuan korban yang diduga mendapat tindakan represif dan hasil pemeriksaan dokter juga secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan bahwa luka yang di dapat adalah akibat pukulan benda tumpul.

Baca juga  Merah Putih Dibentangkan di Perairan Kepri

Sebagai informasi, pada hari Jumat (11/2020). petugas kepolisian sedang melakukan penertiban dan pembubaran kepada sekelompok pelajar/remaja yang sedang melakukan konvoi kendaraan roda dua di Jl. Pasteur yang sempat viral. Entah apa motivasinya, dihari yang sama dalam waktu yang berbeda dan tempat yang berbeda pula, ada enam remaja sedang melakukan selfi, membuat kreatifitas video dan cari makan pada petang hari di sekitar Jl. Veteran yang tiba-tiba diduga mendapat tindakan tidak manusiawi yang merendahkan martabat manusia dengan diintimidasi dan dipukuli tanpa sebab oleh oknum aparat kepolisian.

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

PW SEMMI Jakarta Rapat Kerja Bawa Harapan Baru Kejayaan Islam

Jakarta- Gerakan mahasiswa sayap bawah Syarikat Islam (SI) ,Pengurus Wilayah SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: