Beranda > Foto > Banyak kasus, Termasuk Dugaan Jual Beli Ijazah, KBM UNMA Banten Segel Gedung Rektorat

Banyak kasus, Termasuk Dugaan Jual Beli Ijazah, KBM UNMA Banten Segel Gedung Rektorat

SUARANESIA.CO Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten, Menyegel Gedung Rektorat, Sabtu (04/07). Aksi itu dilakukan mahasiswa menindaklanjuti aksi demonstrasi yang digelar pada, Selasa (30/06) sebelumnya.

Selain itu, mahasiswa juga mengaku, telah mengajukan surat audiensi, Selasa (02/07) kemarin, namun surat audiensi tersebut, tidak ditanggapi oleh pihak rektorat.

“Audiensi kami ajukan untuk menindaklanjuti perihal aksi yang sebelumnya, dalam Surat audiensi kita meminta pertemuan dengan Rektor UNMA Banten hari ini (Sabtu, 04 Juni 2020), namun pada faktanya ketika kami mendatangi Kampus Tidak ada Rektor” kata Koordinator Lapangan Keluarga Besar Mahasiswa UNMA Banten, Kiki Badrul Hakiki, Sabtu (04/07) dalam keterangan persnya.

Menurut Badrul, Rektor UNMA Banten tidak serius dalam melakukan kinerjanya. Sebab, Ia menambahkan, selama ini ada banyak persoalan mahasiswa yang terbengkalai.

“KBM Menilai tidak ada keseriusan Rektor untuk segera menyusun Jajaran Rektor guna membantu Kinerjanya, melihat Banyak Persoalan di Kampus UNMA ini terkhusus Persoalan Mahasiswa yang tidak bisa mengikuti Ujian Akhir Semester dikarenakan tidak adanya Dispensasi UKT 50% yang diberikan” Tambah Kiki Badrul.

Baca juga  BEM Unsrat: Polemik Soal UU KPK, Baiknya Segera Diuji MK

Senada, Agung Lodaya salah satu mahasiswa yang tergabung dalam KBM UNMA Banten juga menambahkan, ada banyak persoalan yang terjadi di kampusnya itu. Sambung Agung, seperti soal UKT (Uang Kuliah Tunggal), tentang kinerja ASN dilingkungan kampus serta adanya dugaan jual beli ijazah palsu.

“Banyak persoalan yang ada di Kampus UNMA Banten, bukan hanya tentang UKT saja, namun Kita juga akan terus Mengawal tentang Civitas Akademik yang berstatuskan ASN/PNS yang kami nilai tidak Fokus dalam menjalankan Tugasnya, juga tentang Kasus dugaan adanya jual beli Ijazah Palsu (2014) agar diusut tuntas. Karena apabila tidak ada titik temu juga, KBM akan lakukan Aksi Ke PB MA dan Ke POLDA Banten,” tambah Agung. (Rilis ini dikirim oleh Entis Sutisna).

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Jokowi Saksikan Vaksinasi Massal di Rumah Ibadah, Termasuk Gereja Toraja Mamasa Sulbar

Mamuju Tengah – Program vaksinasi merdeka kerjasama POLRI dan Aminuddin Ma’ruf (Staf Khusus Presiden) telah …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: