Beranda > Regional > 39 Pemuda Alfa Omega di Halmahera Disiapkan Jadi Pemimpin
Pemuda Alfa Omega

39 Pemuda Alfa Omega di Halmahera Disiapkan Jadi Pemimpin

Halmahera – Pemuda jemaat Alfa Omega Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) wilayah pelayanan Tobelo sukses melaksanakan seminar latihan kepemimpinan bagi Pemuda Gereja. Seminar ini dilaksanakan di Gedung Gereja Alfa Omega di Desa Gamsungi, Sabtu (18/9/21).

Kegiatan yang bertemakan “Menjadikan Pemuda Kristen Sebagai Agen Penggerak Dalam Konteks Bergereja atau Berorganisasi” ini dibuka oleh ketua Badan Pekerja Harian Jemaat (BPHJ) Alfa Omega yakni Pdt. S. Gigisor, S.Ag.

Pdt. Sigisor mengatakan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin, seseorang haruslah mampu memimpin diri sendiri terlebih dahulu.

Hal senada turut disampaikan Ketua Bidang Pemuda Alfa Omega, Andrias Matayani. “Pemenang adalah orang-orang yang telah mempersiapkan diri. Maka untuk menjadi pemenang, harus terlebih dahulu mempersiapkan diri. Mulai dari Latihan kepemimpinan, menjadi agen penggerak, baik dalam konteks ber-gereja maupun ber-organisasi,” ucapnya.

Tidak lupa, ia memberi apresiasi bagi panitia pelaksana yang diketuai oleh Livia Pattipeiluhu, atas berjalannya kegiatan tersebut dengan lancar.

Kegiatan yang diikuti oleh 39 peserta, di dalamnya ada pemuda Alfa Omega dan juga jemaat-jemaat tetangga lainnya, dengan disajikan sebanyak tiga materi.

Baca juga  Masyarakat Berunjuk Rasa, Dukung Revisi UU KPK dan Komisioner Terpilih

Sebagai pembuka, Vikaris Broery Doro Pater Tjaja membawa materi tentang Kepemimpinan Yusuf dan relevansinya bagi Pemuda Gereja.

Para peserta pun diajak berkaca dari pengalaman jatuh bangunnya Yusuf hingga meraih kesuksesan karena mempunyai visi dan harapan yang kuat dalam menjalani hidup.

Kemudian pada materi selanjutnya, para peserta diajak mengenal teknik memimpin persidangan yang disampaikan oleh penatua Selfianus Laritmas, SH.MH.

Pada sesi ini peserta juga melakukan simulasi persidangan sebagai pimpinan sidang dan juga peserta sidang. Materi terakhir adalah materi pengenalan tata persuratan sekaligus mendesainnya sesuai kultur dan regulasi yang berlaku dalam jemaat. Materi ini pun disampaikan oleh penatua Jantje Lagao S.pd, M.Hum.

Adapun beberapa peserta masih menginginkan kegiatan lanjutan dari kegiatan ini.

Renal, saat ditemui, mengakui sangat menginginkan ada materi lainnya, sehingga pemuda punya ruang dan wadah belajar hal-hal yang dapat membantu di masa yang akan datang.

Menjawab hal ini, ketua panitia memberi sinyal akan ada kegiatan berikutnya setelah kegiatan ini. “Kami sudah agendakan kegiatan lanjutan karena kegiatan ini merupakan kegiatan tingkat dasar atau awal,” tutup Livia Pattipeiluhu.

Tentang Suara Nesia

Kritis Mencerdaskan Bangsa

Lihat Juga

Gereja Kristen Sumba

1000 Vaksin Merdeka di Jemaat GKS Mambitul Berjalan Tertib dan Lancar, Besok Tambah 1000 Dosis

Sumba Tengah – Gereja Kristen Sumba (GKS) Jemaat Mambitul, Kabupaten Sumba Tengah, melaksanakan vaksinasi massal …

Tinggalkan Balasan

SuaraNesia.co
%d blogger menyukai ini: